Saturday, May 19, 2012

Parenting Series : Gift Time

The Gift Time…
By: Luh Putu Suta Haryanthi, Psikolog & Hypnotherapist
Trainer School of Mind Reprogramming
www.mind-reprogramming.com

Saat menulis artikel ini, saya terinspirasi dengan film kartun kesayangan anak saya di Disney Channel yaitu DIBO the Gift Dragon. Film tersebut mengisahkan persahabatan antara DIBO yang disimbolkan dengan Naga dengan rekan-rekannya. Persahabatan mereka ditandai dengan pemberian hadiah dari DIBO sebagai simbol visual untuk mengekspresikan cinta kepada sahabatnya dengan menyebutkan apa keinginanmu dan katakan “Di dim bo din didin di bo dibo dim”. Maka waktu pemberian hadiahpun tiba. Ekspresi cinta melalui hadiah merupakan suatu simbol yang bersifat universal. Bagaimana dengan Anda? Saya yakin Anda sering memberikan hadiah kepada anak Anda.
Salah satu hal yang paling penting dalam memberikan hadiah kepada anak kita adalah tanki cintanya harus penuh. Pada artikel sebelumnya, saya telah membahas tentang tanki cinta. Sebagaimana diilustrasikan seperti tanki pada mobil Anda yang harus diisi dengan bahan bakar sehingga dapat digunakan untuk berkendara, sifat bahan bakar tersebut akan habis. Demikian halnya dengan anak kita, tanki cintanya harus sering diisi terus dengan emosi positif yaitu cinta tanpa syarat yang penuh dengan penerimaan apa adanya. Unconditional Love atau cinta tanpa syarat tersebut ditandai dengan tidak peduli dengan apa yang anak Anda miliki, ada keterbatasan atau tidak, tidak peduli dengan menjadi orang yang kita harapkan atau tidak. Anda benar-benar menerimanya APA ADANYA. Kondisi cinta tanpa syarat tersebut yang mampu mencegah terjadinya kebencian anak terhadap orang tua, perasaan tidak dicintai, perasaan bersalah, ketakutan maupun kecemasan yang menjadi sumber gangguan psikologis.
Mengingat tanki cinta tersebut juga bisa habis karena digunakan untuk melakukan aktivitasnya setiap waktu. Isilah tanki cinta tersebut dengan bahasa cinta seperti waktu berkualitas, kata-kata afirmatif yang meningkatkan self esteem atau harga dirinya, sentuhan fisik dan pelayanan. Setelah penuh tanki cintanya, Anda bisa memberikannya hadiah sehingga anak Anda tidak mempersepsikan orang tua memberikan cinta dengan syarat atau iming-iming. Maksudnya bagaimana? Misalnya memberikan hadiah HANYA jika anak sudah mau melakukan sesuatu yang diminta orang tua. Jadi ada penguatan positif (reinforcement) pembentukan perilakunya semata-mata karena ingin memperoleh hadiah tertentu. Maka kondisinya anak hanya akan mau berperilaku seperti itu bilamana diiming-iming hadiah semata. Maka berikanlah hadiah tersebut bilamana Anda sudah yakin tanki cintanya penuh. Tandanya bagaimana anak dengan tanki cinta penuh? Ia mau melakukan sesuatu atas kemauannya sendiri, kooperatif, bahagia, menunjukkan potensi dirinya.
Hadiah sebagai simbol visual ekspresi cinta tersebut, akan sangat memberikan makna dan terekam di pikiran bawah sadarnya tatkala hadiah tersebut diberikan dengan penuh cinta. Kita bisa berkreasi melalui hobi misalnya membuatkan makanan spesial, mendesain dan menjahitkan pakaian bagi anak, atau kreativitas lain yang memang bersifat mendidik dan diinginkan anak kita. Lalu letakkan hadiah tersebut ditempat yang spesial bagi anak. Jadi memberikan hadiah tidak perlu mahalkan? Yang penting ditekankan disini adalah sifat hadiah tersebut yang individual, penuh dengan ungkapan cinta. Sekarang, coba Anda bayangkan bagaimana ekspresi anak Anda saat menerima hadiah, dengarkan komentar yang ia sampaikan dan saya yakin Anda bisa mengimajinasikan apa yang dirasakan anak Anda tersebut. Momen penting inilah yang sangat mudah direkam pikiran bawah sadar anak karena ada emosi yang kuat yaitu emosi positif didalamnya. Jangankan anak yang sifatnya mudah disugesti melalui hal-hal yang disenanginya, imajinasikan saja saat Anda dalam kondisi yang krisis lalu Anda memberikan hadiah bagi diri Anda sendiri, artinya Anda mencintai dan menghargai diri Anda sendiri bukan? Sehingga Anda kembali semangat untuk berkarya.

Salam Cinta,

Join training Parenting Guide with Hypnosis & NLP : Sukses Mendidik Anak Dengan Hypnosis, klik http://www.mind-reprogramming.com/menjadi-keluarga-bahagia-becoming-healthy-and-happy-family/

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

*


two × 2 =

Most recent search terms: