Wednesday, February 8, 2012

Hypnotherapy for Mioma

November 16, 2009 by  
Filed under News

by Suta Haryanthi,Psikolog,CH,CHt.
(Angkatan ke 2, School of Mind Reprogramming)

Mengalami bagaimana proses Hypnotherapy bekerja adalah suatu hal yang sangat luar biasa. Saya mengalaminya secara langsung melalui terapi yang diberikan Bapak Antonius Arif, rekan-rekan Hypnotherapist pada role play The Ultimate Hypnotherapy Workshop serta self hypnosis.
Saya memiliki keluhan nyeri haid sejak tahun 1998, pada saat itu saya terdiagnosa mengalami endometriosis dan solusinya harus dioperasi. Pada akhirnya saya menikah tahun 2006, saya menjalani operasi endometriosis tersebut dan wonderful….saya hamil dan melahirkan putra pertama kami tahun 2008. Namun pada 5 bulan kehamilan saya, melalui USG saya terdiagnosa mengalami miom yang ukurannya relatif besar yang menyebabkan bayi tidak dapat keluar melalui jalan lahir sehingga saya menjalani operasi Caesar. Pasca melahirkan miom masih berada di kandungan saya, nyeri haid masih menghantui pikiran saya sehingga saya sering mengkonsumsi obat anti mual dan obat untuk mengurangi rasa sakit bahkan saya biasanya bedrest.

Keluhan fisik tersebut saya utarakan dan saya langsung diterapi oleh Bapak Antonius Arif. Saya diinduksi dengan metode Dave Elman yang membuat rileks baik secara fisik maupun mental. Saat saya mengalami kondisi trance yang cukup dalam (deepening), saya mengimajinasikan sebagaimana yang disugesti beliau dengan metode Object Imagery bahwa ada cahaya hangat dari Allah yang bergerak perlahan dari ujung kaki ke bagian kandungan saya. Kekuatan imajinasi tersebut mambuat saya mengalami Abreaction (manangis) karena saya benar-benar mengimajinasikan dan merasakan ukuran miom yang telah diselubungi cahaya dari Allah tersebut bertambah mengecil yang ditembakkan dengan laser….sangat kecil dan hilang…Subhanallah. Sugesti positif tersebut saya tanamkan ke pikiran bawah sadar saya bahwa saya sembuh, miomnya hilang dan saya merasa jauh lebih sehat.

Pada sesi yang lain, rekan saya menerapkan part therapy. Proses tersebut diawali dengan building rapport untuk mengidentifikasi masalah dan menetapkan tujuan dari terapi tersebut. Saya menggambarkan miom saya sebagai kepik. Pada awal sesi, saya diinduksi dengan metode Dave Elman. Setelah masuk pada kondisi medium trance, hypnotherapistnya menanyakan si kepik yang bertanggung jawab terhadap Miom apa maksud positif dari keberadaannya, yaitu agar saya lebih memperhatikan kondisi fisik dan beristirahat yang cukup. Hypnotherapist menanyakan ke pikiran bawah sadar saya bagian lain yang mendukung si kepik yang kadang kala terasa sakit yaitu bagian punggung dan lutut saya. Pada saat bagian yang kreatif ditanyakan apa perilaku barunya, saya tidak mengutarakan perilaku baru sebagai pengganti dari rasa sakit tersebut. Lalu hypnotherapistnya menanyakan pada seluruh bagian dalam tubuh saya apakah mau nyeri tersebut diganti dengan perilaku baru? Ada komitmen untuk menghilangkan rasa sakit tersebut, dan bagian-bagian tersebut terintegrasi dengan baik. Setelah itu saya ditanamkan sugesti positif bahwa mulai hari ini dan seterusnya vitalitas tubuh saya meningkat, lebih segar dan sehat.
Setelah tahap terapi dengan hypnotherapist, saya sering melakukan self hypnosis. Pada awalnya setelah saya merasa trance yang cukup dalam,saya menerapkan Somatic Bridge yaitu regresi pengalaman fisik. Saya mengimajinasikan pada saat pertama kali merasakan situasi nyeri yang hebat tersebut, dan rasa sakit tersebut saya perbesar dan lalu saya membuangnya jauh….sangat jauh…dan pada sugesti yang saya tanamkan adalah fisik saya lebih kuat dari sebelumnya, vitalitas dan metabolisme tubuh saya meningkat dengan baik.

Pada saat situasi tersebut hadir, saya tidak merasakan nyeri sebagaimana biasanya, namun pinggang saya lebih pegal dari biasanya (ternyata bagian kreatif memindahkan rasa pegal ke pinggang). Saya mencoba menerapkan pain management dengan mengimajinasikan pinggang saya mati rasa….bebal dan mati rasa dan luar biasa….it’s work. Saya bebas dari nyeri, bahkan saya tidak mengkonsumsi obat anti mual dan anti nyeri sebagaimana biasanya. Bahkan saya bisa berjalan-jalan dengan keluarga melihat pameran. Thanks God for the best therapy I ever had and also for my best hypnotherapist Mr. Antonius Arif, Mr. Teddy Prasetya Yuliawan and trainee of Ultimate Hypnotherapy Workshop. Success for all of you.

Regards

Suta Haryanthi,Psikolog,CH,CHt.
www.chestama.com

Comments

2 Responses to “Hypnotherapy for Mioma”

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...
  1. … [Trackback]…

    [...] Read More here: mind-reprogramming.com/hypnotherapy-for-mioma/ [...]…

  2. … [Trackback]…

    [...] Read More: mind-reprogramming.com/hypnotherapy-for-mioma/ [...]…



Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!


− 1 = three

Most recent search terms: