Hipnosis Series : Sedikit Kisah Milton Erickson (Bapak Hypnosis Modern)
by : Antonius Arif. CH, CHt, CI, LMNLP, MTLT
Director School of Mind Reprogramming
Ketika saya mengambil Certified Instructor Hypnosis National Guild of Hypnotist,inc (NGH), saya diberikan hadiah sebuah buku tentang kisah hidupnya Milton Erickson. Asal mula kenapa dia menggunakan utilization serta dia belajar hypnosis dengan siapa serta ketertarikan dia dengan Automatic writing. Ini sangat menarik saya.
Milton Erickson lahir dari keluarga yang sangat sederhana dan cenderung miskin. Karena kondisi keluarganya yang miskin, dia sering memperhatikan dan melihat bahwa bapaknya dalam bertani sering menggunakan benda disekitar untuk bertani dan beternak tanpa harus membeli benda yang khusus untuk itu. Dan menariknya lagi, ibunya juga bila sedang mengupas buah atau sayuranpun kadang dia menggunakan bekas botol alkohol dibanding pisau. Disinilah menurut buku tentang hidupnya Milton Erickson kenapa dia menggunakan utilisation sangat luar biasa.
Juga saat dia muda ketika terkena polio, dokter mengdiagnosa dia bahwa dia tidak akan bisa melihat matahari besok pagi karena dia akan meninggal, tetapi yang dilakukan dia adalah dia mengatur tempat tidurnya sedemikian rupa dan dia taruh kaca untuk menghadap kepada dia dan kaca itu menghadap matahari agar dia bisa melihat matahari. Dan dia mau melawan takdir kata dia. saat matahari terbit, dia merasa sangat senang karena telah melewati matahari terbit dan lalu di tidak sadarkan diri selama 3 hari. Disinilah awal mula mengenai kekuatan pikiran dapat mengalahkan penyakit.
Saat dia dalam keadaan lumpuh hampir selama 11 bulan dia berusaha untuk meminta tangan atau jarinya bergerak. Dia menggunakan pikirannya dan disinilah muncul pengertian ideo m0tor response yang awalnya dia tidak mengetahui apa yang dinamakan ideo motor response. Dia tetap berusaha untuk mengerakanan seluruh anggota tubuhnya hingga dia melihat adiknya yang paling kecil (bayi) bagaimana caranya berdiri dan berjalan. Sehingga dia menjadi bisa jalan. Pada saat kondisi dia tidak bisa bergerak, dia mempelajari bila ada suara kaki yang berjalan dan dia mengetahui kondisi orang itu berdasarkan nafas dan kondisi emosinya. Ini yang menyebabkan beliau sangat paham sebelum klien masuk ke pintu praktek dia, dia sudah mengetahui emosi orang tersebut.
Beliau belajar hipnosis tidak secara langsung diajarkan tetapi hanya menonton Clark Hull seorang hypnotist terkenal saat itu, dan uniknya dia hanya mengamati dan mencatat. Lalu dia coba untuk praktekan teknik tersebut dan ternyata dia sangat sukses untuk bisa melakukan hypnosis. Sudah terlihat kejeniusan dia dalam memodeling yang sangat luar biasa.
Dalam satu kisah, dia pernah ingin membuat artikel dan agar artikel tersebut bisa masuk ke koran lokal setempat. Dia merencanakan untuk tidur jam 10.30 dan bangun jam 1 pagi (weker yang membangunkan dia). Dan sebelum tidur, dia sudah menyiapkan mesin ketik dengan selembar kertas didalam mesin tik itu. Pada saat jam 1 pagi dia terbangun, dia langsung mengetik dan tidur lagi. Lucunya menurut dia, dia kaget dan merasa bahwa dia tidak pernah bangun dan kenapa ada tulisan disitu. Tetapi dicoba oleh dia untuk mengirimkan artikel tersebut dikoran. Dia lakukan ini selama 3 kali berturut-turut dan kejadiannya selalu sama, dia tidak menyadari kenapa ada hasil ketikan disana. padahal dia merasa tidak bangun. Sampai selama 1 minggu dia selalu mencari dikoran tersebut kok artikel dia tidak pernah terbit sama sekali. Dia bingung, setelah dia lihat perlahan-lahan dan di compare dengan yang dia punya dirumah. ternyata itu ketikan dia. Inilah asal mula kenapa dia tertarik automatic writing (ini diajarkan di NGH dan saya ajarkan dikelas saya). Jadi dia melihat bahwa otak menyimpan banyak informasi tanpa kita sadari secara conscious.
Menarik sekali bukan? nanti saya akan sharing setelah saya kembali ke Indonesia.
Salam






