<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>School of Mind Reprogramming &#187; hypnotherapy &amp; Ego state therapy</title>
	<atom:link href="http://www.mind-reprogramming.com/category/hypnotherapy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mind-reprogramming.com</link>
	<description>Klinik Hipnoterapi Jakarta - Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 12:11:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kenapa harus ikut Ego State Coach</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/kenapaharusikutegostatecoach/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/kenapaharusikutegostatecoach/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 11:20:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Agar]]></category>
		<category><![CDATA[Arah]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[Ego State]]></category>
		<category><![CDATA[Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Kadang]]></category>
		<category><![CDATA[Kalau]]></category>
		<category><![CDATA[Klien]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengen]]></category>
		<category><![CDATA[Perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[Perkawinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sering]]></category>
		<category><![CDATA[Sih]]></category>
		<category><![CDATA[State Coach]]></category>
		<category><![CDATA[Tahu]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1554</guid>
		<description><![CDATA[Karena ada beberapa pertanyaan mengenai tahap-tahap pelatihan ego state maka saya berikan anda gambaran sebagai berikut Kenapa harus ambil jalur Coaching? Saya tersadar saat menterapi klien dan diri saya sendiri. Saya sering menemukan klien itu berhenti di satu titik setelah mereka sembuh dari problem emosi mereka. Dan kadang suka muncul pertanyaan, what next? Mereka harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena ada beberapa pertanyaan mengenai tahap-tahap pelatihan ego state maka saya berikan anda gambaran sebagai berikut<br />
<a href="http://www.mind-reprogramming.com/wp-content/uploads/2011/06/jalur-pendidikan-ES.png"><img class="size-medium wp-image-1552 alignleft" title="jalur pendidikan ES" src="http://www.mind-reprogramming.com/wp-content/uploads/2011/06/jalur-pendidikan-ES-300x225.png" alt="" width="594" height="354" /></a></p>
<p><strong>Kenapa harus ambil jalur Coaching?</strong></p>
<p>Saya tersadar saat menterapi klien dan diri saya sendiri. Saya sering menemukan klien itu berhenti di satu titik setelah mereka sembuh dari problem emosi mereka. Dan kadang suka muncul pertanyaan, what next? Mereka harus gimana? Karena tak jarang mereka jadi cenderung bolak balik kecanduan diterapi. Ya memang enak sih buat kita kalau mereka kecanduan terapi dari sisi finansial, tetapi tidak baik bagi perkembangan mereka.</p>
<p>Dan ini juga disadari oleh teman-teman angkatan 1 yang mengikuti Ego state Coach bahwa klien setelah diterapi mau diapakan? Jadi ibaratnya kalau kondisi mereka dalam minus lalu diterapi agar sampai ke level Nol. Setelah level Nol maka klien dianjurkan untuk dicoaching. Jadi mereka tahu tujuan hidup mereka, mereka mau menjadi apa, ibaratnya mengeluarkan raksasa dalam diri mereka.</p>
<p><strong>Misalkan pertanyaan yang sering muncul</strong><br />
Saya kedepan mau jadi apa?<br />
Saya pengen impian saya tercapai, gimana caranya?<br />
Bagaimana arah perkawinan saya? Bagaimana caranya agar membuat jadi bahagia?<br />
Saya sudah belajar dan ikut training motivasi bahkan sudah diterapi, terus saya harus bagaimana dengan karir saya?<br />
Saya sudah punya segalanya, terus saya harus bagaimana?<br />
Setelah perceraian saya, saya harus bagaimana?<br />
Saya baru saja dipecat, kekesalan saya sudah hilang. Terus apa yang harus saya lakukan ke depan?<br />
Saya mau berbisnis tetapi saya tidak tahu harus bagaimana?<br />
Bagaimana membantu perekonomian keluarga? Bagaimana mengembangkan anak saya?<br />
Saya pengen naik gaji, bagaimana caranya?<br />
Saya pengen jadi General manager, bagaimana caranya?<br />
Saya pengen punya bisnis sendiri, bagaimana caranya?<br />
Saya ingin meningkatkan penjualan perusahaan saya, bagaimana caranya?<br />
Dan masih banyak pertanyaan yang muncul yang tidak tahu harus bagaimana.<br />
Mungkin anda familiar dengan pertanyaan-pertanyaan diatas tentunya kan?</p>
<p>Hal diatas tersebut TIDAK BISA diselesaikan HANYA dengan Counseling saja. Anda memerlukan COACHING untuk memastikan itu terjadi.</p>
<p>Dan tahukah anda bahwa Return on investment coaching menurut Dembrowski 22:1 bahkan untuk karyawan yang mengikuti training, pengembangan dirinya hanya 22% sedangkan dengan Coaching tingkat implementasinya hingga 80%. Jadi anda membuang uang untuk mengembangkan diri anda tidak akan percuma.</p>
<p><strong>Kenapa Ego State Coach?</strong><br />
Karena Ego state coach mengkombinasikan teknik intervensi therapeutic Ego state dengan cara conversational dan bisa dilakukan secara elegan dengan Coaching.</p>
<p>So, saya penasaran. Apakah itu menarik buat anda? Bukan hanya untuk perkembangan klien anda tetapi untuk perkembangan diri anda.<br />
Dan tahukah anda bahwa ada seorang coach yang mengcharge fee kliennya hingga $ 5000 per 3 bulan yang pertemuannya 1 minggu 1 kali selama 1 jam? Jadi apakah anda sudah siap menjadi <strong>AGENT OF CHANGE?</strong></p>
<p>Workshop berikutnya tgl 28-29 Januari 2012 dengan investasi Rp. 3,250 juta untuk Early bird dan prasyarat harus mengikut Ego state therapy Fundamental yang akan diadakan tanggal 19-20 November 2011 di Hotel Swiss bel, Kemang, Jakarta. Hanya dengan investasi Rp. 2,850 juta dan dapatkan cash back Rp. 200.000 dengan menunjukan telah membeli buku Ego State Therapy yang ditulis Antonius Arif.  Informasi pelatihan hubungi 081317907001 dengan Anna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/kenapaharusikutegostatecoach/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TERAPI MENULIS YANG DAHSYAT !!</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/terapi-menulis-yang-dahsyat/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/terapi-menulis-yang-dahsyat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 03:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Bagus]]></category>
		<category><![CDATA[Banyak Orang]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Diam]]></category>
		<category><![CDATA[Ego State]]></category>
		<category><![CDATA[Gemar]]></category>
		<category><![CDATA[Jelas]]></category>
		<category><![CDATA[Jika Tidak]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah]]></category>
		<category><![CDATA[Maka]]></category>
		<category><![CDATA[Masih Ada]]></category>
		<category><![CDATA[Membaca]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[Saya]]></category>
		<category><![CDATA[Serta]]></category>
		<category><![CDATA[Sulit]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1544</guid>
		<description><![CDATA[Ada apa dengan menulis ? Mengapa tidak divisualisasikan saja ? Masih ada beberapa pertanyaan lagi yang disampaikan kepada saya ketika saya memberikan beberapa tips meremove believe negative, dan saya menyuruh mereka menuliskan apa yang mereka lakukan. MENULIS Menulis adalah kegiatan yang bisa dilakukan oleh semua orang ( saya asumsikan Anda yang membaca blog ini pasti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada apa dengan menulis ?</p>
<p>Mengapa tidak divisualisasikan saja ?</p>
<p>Masih ada beberapa pertanyaan lagi yang disampaikan kepada saya ketika saya memberikan beberapa tips meremove believe negative, dan saya menyuruh mereka menuliskan apa yang mereka lakukan.</p>
<p>MENULIS</p>
<p>Menulis adalah kegiatan yang bisa dilakukan oleh semua orang ( saya asumsikan Anda yang membaca blog ini pasti bisa menulis ).  Ketika kita menuliskan sesuatu, pikiran kita akan terfokus pada apa yang akan kita tuliskan. Saat itu terjadi maka ego state kita yang bermasalah (vaded/retro/malevolent) bisa muncul bergandengan dengan state kreatif, atau state yang lainnya. Hal ini bisa kita manfaatkan untuk mengekspresikan perasaan negatif / state yang vaded kita.</p>
<p>Memang tidak semua orang gemar menulis, tetapi ada banyak orang juga yang sulit mengekspresikan perasaannya dengan berkata-kata. Justru dengan menuliskannya, semua perasaan yang ada bisa tercurahkan. Kita bisa melihat dan merenungkan disekitar kita, ada orang yang cendrung introvet. Kesehariannya lebih banyak diam. Jika didalam suatu kelompok dia cendrung pasif berkomunikasi, walaupun tetap terlibat dalam kegiatan kelompok. Walau kelihatannya diam, tetapi sebenarnya didalam dirinya, mini personalitynya / egostatenya mampu bercakap-cakap dengan jelas. Saya terkejut ketika kuliah, saya memiliki seorang teman seangkatan yang  cendrung diam. Jika tidak diajak bicara, dia akan tetap diam. Kebetulan saya aktif di majalah kampus dan saya menerima artikel dari rekan saya tersebut. Wow ! konten tulisannya benar-benar berkualitas. Kualitas tulisannya sama berkualitasnya dengan orang lain, dan ia bisa mengepresika dengan bagus pendapatnya.</p>
<p>Dari beberapa kejadian serupa yang ada di sekitar saya ( dan saya termasuk yang pernah mengalaminya ) serta setelah saya belajar egostate terapi, maka tercetuslah ide terapi lewat tulisan ini.</p>
<p>METODE TERAPI</p>
<p>Didalam egostate terapi, egostate yang vaded / terluka / beremosi negatif, bisa mengekspresikan perasaannya kepada state lain atau introject. Kemudian setelah ekspresi dilakukan removal, dan relief.</p>
<p>Kegiatan ini seperti kita menulis surat pada seseorang ( saya sebut dg istilah introject )</p>
<p>Saat hati anda gundah gulana / galau / ada sesuatu yang mengganjal, perbesarlah perasaan itu.  Bayangkan/ rasakan/dengarkan, bagaimana jadinya bila perasaan itu berlangsung seumur hidup Anda&#8230;. betapa tidak mengenakan bukan ? Ijinkan, niatkan, harapkan perasaan ini muncul</p>
<p>Lalu ambilah secarik kertas putih dan alat tulis , mulailah dengan menuliskan nama perasaan tersebut diujung kanan atas kertas tersebut. Misal : Sang Sedih, Si Gundah, Galau, dsb. Kemudian curahkan perasaan itu diatas kertas tadi. Katakan semuanya, puaskan diri Anda untuk menuliskan semua uneg-uneg dalam hati Anda. Anda bebas melakukannya. Kalau perlu buatlah gambar-gambar yang mengekspresikan perasaan anda. Jika anda perlu kertas lagi, ambilah kertas lagi dan ekpresikan sampai habis.</p>
<p>Contoh ( ekpresi duka seorang anak pada ayahnya yang sudah tiada beberapa tahun lalu ):</p>
<p>&#8221; Papa, kenapa papa koq sakit sih. Aku jadi sedih ketika papa tidur tak berdaya di rumah sakit. Aku merasa gak berdaya karena aku masih kecil. Gimana dengan masa depan kami&#8230;&#8230;&#8230;. &#8221; dan seterusnya</p>
<p>Setelah selesai menuliskan semuanya. Lakukan removal pada orang atau apapun yang Anda kirimi tulisan tadi. Caranya, Lipat surat Anda tadi, lalu pejamkan mata sejenak. Bayangkan/rasakan, surat ini melayang lalu sampai di orang yang Anda tuju. Kemudian biarkan dia membacanya beberapa saat. Setelah itu, mintalah orang/sesuatu  tersebut &#8220;pergi&#8221; dari hadapan anda, meninggalkan anda. Anda bisa memintanya pergi, mempersilahkan pergi, atau membuat bayangannya menjadi kecil menjauh dan menghilang. Kuasa ada di tangan anda.</p>
<p>Setelah benar-benar menghilang, lakukan relief emosi.</p>
<p>Caranya, rasakan perasaan/bagian lain yang lebih bijak, dewasa, dan mau mengasuh/mengayomi, menghibur.Ingatlah suatu kejadian dimana perasaan ini muncul. Ambil secarik kertas lagi. Tuliskan,  kepada yang tercinta&#8230;. ( nama perasaan negative yang mengekspresikan perasaannya tadi / vaded). Lalu tuliskan siapa pengirimnya, misal Dari Cinta / Bijak / Sayang / Dewasa / Mantab / Hepi / Gembira, dll</p>
<p>Kemudian tulislah kata-kata yang medukung, menghibur, menguatkan si Vaded. Contoh , &#8221; Hai Sedih, namaku Hepi. Aku sayang kamu, dan aku inginberbagi semangat denganmu. Aku akan berada di sampingmu, menemanimu, mendukungmu, menceriakan kamu, &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.dst &#8221;</p>
<p>Lakukan check pada vaded dengan cara merasakannya apakah perasaan yang tadinya negative, apakah  sudah menjadi netral atau bahkan positive ?</p>
<p>Jika perasaan vaded sudah normal /netral lakukan ganti nama, caranya ambil kertas lagi dan tulis dengan besar, misal : SEDIH SUDAH BERGANTI NAMA MENJADI TEGAR, dan tuliskan pemahaman baru yang sudah Anda dapatkan, misalnya : Papa sudah dipanggil Tuhan, inilah jalan yang baik bagi semuannya, dan saya merelakan papa kembali ke Surga bersama Tuhan</p>
<p>Lalu tutuplah dengan doa syukur pada Tuhan.</p>
<p>Anda bisa memanggil perasaan-perasaan positif yang muncul tadi kapanpun anda perlu dukungan, dan lihatlah bagaimana ajaibnya perasaan kita bekerja.</p>
<p>Rasakan kini perubahan positif di diri Anda, dan Anda semakin siap dan berkualitas dalam menjalani kehidupan Anda</p>
<p>Demikian sekilas sharing saya, semoga berguna bagi rekan-rekan sekalian</p>
<p>Informasi tentang Egostate Terapi di Surabaya-Sidoarjo</p>
<p>Yan Ardhianto Handoyo</p>
<p>Master Egostate Terapi of Gordon Emmerson</p>
<p>email   : makeabetter.mind@gmail.com</p>
<p>FB       : http://www.facebook.com/bettermind</p>
<p>Twiter : @trainer_yan</p>
<p>HP      : 0811337376</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/terapi-menulis-yang-dahsyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambah Pemahaman dan Kesadaran dengan Ego State Therapy</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/menambah-pemahaman-dan-kesadaran-dengan-ego-state-therapy/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/menambah-pemahaman-dan-kesadaran-dengan-ego-state-therapy/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 00:05:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Abstrak]]></category>
		<category><![CDATA[Bercerai]]></category>
		<category><![CDATA[Bernama]]></category>
		<category><![CDATA[Datang Ke]]></category>
		<category><![CDATA[Dinda]]></category>
		<category><![CDATA[Ego State Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Jelas]]></category>
		<category><![CDATA[Karena]]></category>
		<category><![CDATA[Klien]]></category>
		<category><![CDATA[Menikah]]></category>
		<category><![CDATA[mulia sunarko]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[Perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Tamat]]></category>
		<category><![CDATA[Usia Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Yang Kala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1529</guid>
		<description><![CDATA[Menambah Pemahaman dan Kesadaran dengan Ego State Therapy Sering klien yang datang terapi membawa permasalahan yang abstrak atau kurang jelas. Oleh karena itu seorang terapis perlu mengajukan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan kejelasan masalah yang dihadapi klien atau kejelasan masalah yang perlu dibantu oleh terapis. Terkadang klien yang datang sudah membawa masalah tertentu yang memerlukan bantuan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menambah Pemahaman dan Kesadaran dengan Ego State Therapy</strong></p>
<p>Sering klien yang datang terapi membawa permasalahan yang abstrak atau kurang jelas. Oleh karena itu seorang terapis perlu mengajukan beberapa  pertanyaan untuk mendapatkan kejelasan masalah yang dihadapi klien atau kejelasan masalah yang perlu dibantu oleh terapis.</p>
<p>Terkadang  klien yang datang sudah membawa masalah tertentu yang memerlukan bantuan terapis namun setelah menjalani pre talk atau qualiying ternyata terdapat masalah lain yang sifatnya lebih mendesak dibandingkan dengan masalah yang dibawa oleh klien saat datang ke tempat terapis. Karena sifatnya mendesak tentunya masalah ini perlu diselesaikan terlebih dahulu untuk mencegah akumulasi perasaan tidak nyaman yang ada dalam diri klien.</p>
<p>Klien berikut ini bernama Dinda, semula permasalahan yang diangkat oleh klien adalah masalah kebimbangan mengenai kepindahannya ke kota lain untuk membantu ayahnya dan keinginan klien untuk ikut test pegawai negeri. Ternyata setelah bercakap-cakap dengan klien didapat bahwa masalah utama yang mengganggu dan perlu diselesaikan adalah masalah dengan orang tua terutama sang ayah.</p>
<p>Klien menganggap sang ayah tidak bertanggung jawab yakni dengan meninggalkan klien sejak masih dalam kandungan dan sang ayah juga menikah lagi dengan wanita lain.  Banyak hal tidak diketahui jelas oleh klien karena kejadian terjadi saat klien masih berada di dalam rahim ibunya.</p>
<p>Saat Irma (ibu Dinda) hamil Dinda dengan usia kehamilan 3 bulan, Jaka (sang ayah) meninggalkan Irma. Jaka menceraikan Irma tanpa sebab yang jelas. Dinda masih berada di dalam kandungan ibunya yang kala itu berusia 13 tahun. Irma nikah di usia yang sangat muda, seusia anak yang baru tamat sekolah dasar. Usia anak-anak yang seharusnya berada di kondisi penuh senda gurau, bermain dengan teman sebayanya dan jauh dari kematangan dalam membina satu keluarga.</p>
<p>Setelah bercerai dengan Ayah Dinda, Irma pun menikah dengan pria lain. Pernikahan yang dilakukan Irma hingga 8 kali dan kebanyakan dari pernikahan Irma tidak berumur panjang. Hanya dengan pria terakhir ini saja lama yakni 21 tahun dan dikaruniai seorang putra. Putra ini adalah adik satu-satunya Dinda yang sekarang masih kuliah. Sejak Irma menikah dengan pria lain, Dinda dititipkan pada nenek dan sejak saat itu Dinda menjalani kehidupannya bersama nenek hingga ia menikah.</p>
<p>Tepat Dinda berusia 4 tahun, tiba-tiba ada satu sosok pria muncul di hadapannya dan memperkenalkan diri sebagai ayah Dinda dan memaksa Dinda kecil untuk memanggilnya dengan sebutan ayah. Dinda kecil bingung karena tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya yang dilakukan Dinda kecil adalah bersembunyi dibalik rok ibunya sambil sedikit-sedikit ngintip. Sang ayah memaksa Dinda untuk ikut tapi Dinda bersikeras tidak mau ikut, akhirnya sang ayah menyerah dan pulang dengan tangan hampa.</p>
<p>Menginjak usia remaja yakni saat Dinda duduk di SMP, sang ayah kembali muncul dan menawarkan diri pada nenek supaya Dinda dapat ikut dengan sang ayah.  Sang ayah sekarang adalah saudagar kaya dan cukup ternama di daerahnya. Sang ayah berharap Dinda dapat menikmati hidup bersama dengannya. Selain itu sang ayah berharap Dinda mendapatkan pendidikan yang lebih baik sebagai jaminan masa depannya.</p>
<p>Untuk kedua kali Dinda mengalami kebingungan. Selama ini Dinda hidup bersama nenek tanpa adanya sosok ayah. Sosok ayah begitu asing bagi Dinda. Bertemu saja juga tidak pernah, eh tiba-tiba diminta ikut. Jelas Dinda keberatan dan menyatakan tidak mau ikut sang ayah. Ya jelas lah, wong Dinda ndak pernah mendapatkan kasih sayang dari sang ayah. Dinda lebih memilih hidup sederhana bersama neneknya daripada hidup dengan kemewahan bersama sang ayah. Dan untuk kedua kali pula sang ayah pulang dengan tangan hampa.</p>
<p>Sejak saat itu sang ayah sudah tidak memaksa Dinda ikut dengannya dan Dinda akhirnya tetap tinggal bersama nenek hingga Dinda dewasa dan mendapatkan pendamping hidup yang bernama Agus. Dinda hidup bahagia bersama Agus. Kehidupan yang bahagia inipun bertambah semarak dengan kelahiran dua orang anak, satu putri dan satu putra. Saat ini Dinda sudah mempunyai 3 orang anak, pertama putri berumur 12,5 tahun, kedua putra berumur 10 tahun dan ketiga seorang putri berumur 1,5 tahun.</p>
<p>Dinda memang sangat gigih dan pantang menyerah, walaupun hidup sederhana bersama ibunya. Walaupun dengan pakaian seragam bekas pemberian dari sepupu-sepupu Dinda, Dinda tetap bangga dan percaya diri menempuh pendidikan sd, smp, sma, kuliah hingga mendapatkan gelar sarjana. Patut dibanggakan karena dibandingkan dengan sepupu lain yang memberikan pakaian bekas ini, tidak ada satupun mendapatkan gelar sarjana. Satu kebanggaan dan semangat juang yang tinggi dari Dinda. Luar biasa untuk Dinda.</p>
<p>Informasi Yang Didapat Menggunakan Ego State Therapy</p>
<p>Sesi terapi dimulai dengan memunculkan perasaan tidak nyaman (ego state) yang ada dalam diri Dinda, masing-masing perasaan ini diberi nama. Perasaan-perasaan itu adalah kecewa, dendam, takut, marah. Satu persatu ego state diminta untuk mengepresikan perasaan tidak nyaman yang selama ini terpendam. Ekpresipun lebih lancar dan total lagi dengan memunculkan introject yang selama ini membuat Dinda merasa tidak nyaman.</p>
<p>Setelah masing-masing ego state Dinda melakukan ekpresi, sekarang giliran penggalian informasi dari introject. Dari introject ayah (Pak Jaka) didapat informasi bahwa Jaka menikah dengan Irma yang saat itu berusia baru 13 tahun. Usia Irma yang masih sangat muda ini membuat Irma sering curiga, was-was pada Jaka. Hal ini menyebabkan pertengkaran dalam rumah tangga Jaka dan Irma sering terjadi, malahan Jaka juga melaporkan beberapa tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Irma pada dirinya seperti dipukul, dicubit (cubit keras dan bukan cubit lembut), dimaki.</p>
<p>Kesabaran tentu ada batasnya seperti juga Pak Jaka, kehidupan yang dilaluinya itu membuat dirinya menyerah dan meninggalkan Irma yang tengah hamil 3 bulan. Irma sendiri membenarkan apa yang dikatakan oleh Jaka dengan alasan usianya yang masih muda dan sudah diberi tanggung jawab yang begitu besar. Dia sebenarnya iri dengan teman-teman sebayanya karena mereka masih dapat bersenda gurau dan bermain tanpa ada beban. Teman sebayanya bermain dengan teman sebaya, si Irma hanya dapat bermain dengan suaminya saja (main apa ya ?). Teman-teman Irma bermain boneka dari kain atau plastik, si Irma harus menjaga dan merawat bayinya dan ini bukan dalam kondisi yang dapat digunakan untuk bermain, harus dilakukan dengan tanggung jawab dan hati-hati. Yah begitulah jika menikah di usia muda, dimana semua belum dipersiapkan dengan baik, kasihan anak yang menjadi korban seperti Dinda ini.</p>
<p>Introject Ayah mengatakan jika sekarang dia sudah tua dan memerlukan Dinda untuk meneruskan usahanya.  Lagian Dinda merupakan anak satu-satunya karena Ayah tidak mempunyai anak dari istri kedua, Ibu Julia. Saat giliran Dinda yang menjawab, Dinda marah, kecewa pada sang Ayah karena keluarganya sempat terpuruk saat pindah ke salah satu kota di Sulawesi Selatan pada bulan Juli 2007. Perlakukan Ibu Tiri, Bu Julia yang membuat Dinda tidak kerasan tinggal di sana. Mulai pagi jam 7 dia sudah harus bekerja dan malam baru pulang ke rumah yaitu sekitar jam 12 malam karena tiap malam Bu Julia selalu memberikannya pekerjaan lain seperti memijat Bu Julia salah satunya. Bu Julia sering menganiaya Dinda, dan sering Agus menemukan bekas cubitan pada tangan dan badan Dinda saat Dinda pulang di malam hari itu. Dinda tidak dapat mengurus keluarganya, Agus dan anaknya karena padatnya kegiatan kerja yang dilakukannya.</p>
<p>Agus (suami Dinda) pun rela mengorbankan kariernya yang sudah dibangun selama 10 tahun demi memenuhi keinginan Dinda yakni membantu sang Ayah.  Namun yang didapat Pak Agus adalah ketidakpastian mengenai masa depannya. Pak Agus sedih karena setiap kali melihat badan istrinya memar bekas cubitan dan pukulan. Selain itu Dinda mengetahui bahwa banyak uang yang diselewengkan oleh ibu tirinya ini dan hal ini tidak diketahui oleh sang ayah. Jumlah yang ditilep sangat banyak. Dinda melapor hal ini pada Introject Ayah, Ayah kaget namun sang Ayah tetap membela ibu tiri karena dia kasihan dengan ibu tiri yang tidak memiliki anak dan mudah tersinggung. Lagian, ibu tiri setia menemani dia hingga saat ini.</p>
<p>Sang ayah marah dengan Dinda yang pergi meninggalkannya pada bulan Agustus 2008 itu. Dia menganggap Dinda tidak memenuhi harapannya sebagai orang tua. Namun Dinda membantah dan menyatakan dia sudah menuruti apa yang ayahnya minta namun kondisi dan keadaan lingkungan tidak membuat dia nyaman termasuk keluarganya. Oleh sebab itu Dinda memutuskan untuk kembali lagi ke salah satu kota di Pulau Kalimantan. Sang Ayah mengatakan kalau dia telah memberikan kemewahan pada Dinda yaitu rumah dan mobil  yang mana tidak dia dapatkan di salah satu kota di Pulau Kalimantan. Dinda mengatakan kalau dia tidak memerlukan semua itu karena yang Dinda kejar adalah kebahagiaan untuk dirinya dan keluarga dan ini tidak dia dapatkan. Banyak perlakuan tidak nyaman yang dia dapatkan dari ibu tirinya.</p>
<p>Introject Ibu Julia (ibu tiri) dihadirkan dan memberikan penjelasan bahwa sebenarnya uang yang dia tilep itu digunakan untuk hari tuanya, dia takut tidak punya uang saat suaminya meninggal nanti. Ibu Julia khawatir kalau Dinda melapor pada ayah Dinda mengenai masalah penilepan dana ini. Hal ini pula yang membuatnya sering menganiaya Dinda. Sebenarnya dia sayang dengan Dinda hanya saja dia takut kalau Dinda saat meneruskan bisnis ayahnya ini tidak memperhatikan dia lagi. Lagian jika suaminya meninggal dia hanya sebatang kara. Ibu Julia juga mengatakan jika dia meninggal nanti maka seluruh hartanya juga akan menjadi milik Dinda.</p>
<p>Introject Irma dihadirkan, dia mengakui bahwa dia cemburuan dan suka mukul sang suami. Tapi katanya bahwa dia diguna-gunai oleh orang lain supaya dia benci dengan suami. Hal ini terus berlangsung hingga beberapa kali perkawinannya. Dan saat Irma berhasil disembuhkan baru perkawinannya langgeng hingga saat ini.</p>
<p>Dalam terapi dibuka semua informasi yang selama ini tidak diketahui oleh Dinda. Dan setelah mengetahui informasi yang selama ini belum terkuak, Dinda lebih tahu keputusan apa yang dapat dia perbuat sekarang. Penambahan pemahaman dan kesadaran diri terlihat pada diri Dinda. Dan ini terjadi karena acceptance yang dilakukan oleh Dinda serta berani bertanggung jawab terhadap keputusan dan jalan yang diambil olehnya.</p>
<p>Semua ego state perasaan tidak nyaman Dinda diekpresikan keluar. Lalu proses relief dilakukan yakni tiap ego state ini diayomi oleh ego state lain sehingga ego state ini mendapatkan dukungan, support dan cinta dari ego state lain.</p>
<p>Remove introject dilakukan terhadap introject ayah dan ibu tiri. Dan terapi diakhiri dengan sealing pada ego state.</p>
<p>Pemelajaran yang didapat dari terapi ini adalah :</p>
<p>1.      Keputusan yang diambil oleh orang tua sangat mempengaruhi perkembangan jiwa dan kehidupan anak, oleh sebab itu kebijaksanaan orang tua dalam mendidik dan mengambil keputusan sangat diperlukan  dengan memperhatikan dampaknya pada orang disekitarnya terutama keluarga (cek ekologinya).</p>
<p>2.      Yang utama dibutuhkan oleh anak adalah tangki cinta dari kedua orang tuanya dan ini porsinya sama banyak antara ibu dan ayah.</p>
<p>3.      Perasaan tidak nyaman dari seorang anak yang didapat karena keadaan lingkungan tempat dia berada membuat goresan luka pada diri anak dan ini menyebabkan proses penyembuhan yang panjang dan sering dalam hitungan tahun.</p>
<p>4.      Tidak banyak anak yang beruntung yakni dapat menggunakan perasaan tidak nyaman ini sebagai bahan bakar untuk mencapai cita-citanya. Sebagian terpuruk, hancur, menjadi manusia tidak berdaya. Sebagian lagi sukses namun membawa banyak perasaan tidak nyaman (kebencian, marah, dendam, kecewa), dan kecenderungan dia juga melakukan hal yang sama seperti yang dia dapatkan dulu.</p>
<p>5.      Satu kejadian jika hanya dilihat dari satu sisi menyebabkan penilaian yang diberikan juga dari satu sisi. Namun jika semua data dibuka, semua sisi dapat dilihat, ini akan memberikan penilaian yang berbeda dan lebih luas lagi.</p>
<p>6.      Meaning atau arti dari sebuah kejadian jika dapat diambil menyebabkan penambahan kesadaran diri seseorang dan membawanya untuk naik ke lapisan pemikiran berikutnya yang lebih memberdayakan dirinya.</p>
<p>Salam saya,</p>
<p>Mulia Sunarko</p>
<p>Clinical Pharmacist</p>
<p>Mastery Ego State Gordon Emmerson</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/menambah-pemahaman-dan-kesadaran-dengan-ego-state-therapy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hypnotherapi Vs Psikosomatic Dyspepsia</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/hypnotherapi-vs-psikosomatic-dyspepsia/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/hypnotherapi-vs-psikosomatic-dyspepsia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 01:33:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Bandel]]></category>
		<category><![CDATA[Didik]]></category>
		<category><![CDATA[Kecemasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan Malam]]></category>
		<category><![CDATA[Mual]]></category>
		<category><![CDATA[Namun]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Pada Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Pegang]]></category>
		<category><![CDATA[Penerus]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Maag]]></category>
		<category><![CDATA[Sering]]></category>
		<category><![CDATA[Tegang]]></category>
		<category><![CDATA[Terkenal]]></category>
		<category><![CDATA[Untung]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1511</guid>
		<description><![CDATA[Hypnotherapi Vs Psikosomatic Dyspepsia. Kasus berikut ini di alami oleh seorang laki laki sebut saja Zaki, pria berusia 31 tahun ini mengalami sakit maag saat fikirannya dilanda ketegangan dan kecemasan. Hal ini dialami sejak tahun 2007, namun satu tahun belakangan ini gejalanya semakin kuat, sedikit saja Zaki merasa tegang dan cemas, lambungnya pun merespon cepat; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hypnotherapi Vs Psikosomatic Dyspepsia.</p>
<p>Kasus berikut ini di alami oleh seorang laki laki sebut saja Zaki, pria berusia 31 tahun ini mengalami sakit maag saat fikirannya dilanda ketegangan dan kecemasan. Hal ini dialami sejak tahun 2007, namun satu tahun belakangan ini gejalanya semakin kuat, sedikit saja Zaki merasa tegang dan cemas, lambungnya pun merespon cepat; terasa perih dan mual. Bahkan gejala yang muncul bukan hanya lambungnya yang meradang, tapi sudah menjalar ke bagian tubuh yang lain yaitu jantung berdebar, nafas sesak dan keringat dingin. Gejala ini semakin sering muncul bahkan untuk menghadapi hal hal yang tingkat ketegangan dan kecemasan yang rendah sekalipun, gejala yang muncul bertambah kuat semakin hari.</p>
<p><strong>Tentang Zaki.</strong></p>
<p>Zaki adalah anak sulung dari tiga bersaudara, di didik dengan perhatian dan fasilitas penuh dari orang tuanya, Zaki sangat sayang kepada kedua orang tuanya, dikeluarganya Zaki adalah calon penerus usaha yang didirikan oleh orang tuanya, bisa dibilang saat ini usaha keluarganya sudah di pegang oleh Zaki. Saat wawancara Zaki merasa beban yang ditanggungnya amatlah berat, karena harus bertanggung jawab atas kehidupan keluarga dan segenap karyawannya, hal ini membuat Zaki semakin tersiksa karena ketika dia harus berfikir untuk menghadapi beratnya persaingan usaha, sontak lambungnya pun meradang, Sudah berbagai pemeriksaan dijalani Zaki di Rumah Sakit dan sudah sering kali Zaki berobat ke dokter, namun sakit maagnya justru semakin menjadi jadi. Dahulu semasa remaja Zaki terkenal bandel, hal ini mencapai puncaknya pada tahun 2002, terlibat pergaulan bebas dan kehidupan malam, masih untung tidak terjerumus kelembah narkoba.<br />
Pada Tahun 2007, Zaki mengalami kejenuhan dalam kehidupannya dirinya merasa hampa dan hambar, melihat usia orang tuanya yang semakin menua, Zaki seolah olah tersadar dari kehidupannya, dia mulai rajin bekerja, tekun beribadah dan membantu orang tua, pergaulan bebasnya sudah benar benar ditinggalkannya. Namun sesuatu terjadi pada Zaki, dalam fikiran dan perasaannya muncul rasa cemas dan takut, rasa cemasnya menjadi begitu kuat, rasa takutnya semakin meraja, untuk naik kendaraan pribadinya saja Zaki merasa cemas dan takut, padahal dia menggunakan supir, sampai Zaki takut akan kematian. Namun hal ini pada waktu itu masih dapat dilawan oleh Zaki, tetapi rasa cemas dan rasa takut yang dilawannya seolah oleh semakin kuat mempengaruhi fikiran dan perasaannya setiap hari.</p>
<p><strong>Saat Therapi.</strong></p>
<p>Saat wawancara saya dapat merasakan kuatnya keinginan Zaki untuk “sembuh” dari sakit maag dan rasa takut/cemasnya. Zaki benar benar ingin melakukannya demi diri dan orang tuanya. Saya membaca adanya sebuah konflik dalam diri zaki, perubahan drastis dari seorang Zaki yang memiliki pergaulan bebas dan kehidupan malam, berubah 180 derajat menjadi orang yang baik dan taat beribadah. Setelah saya teliti, rasa cemas dan takut ini adalah “alarm” dirinya akan masa lalunya yang kelam, rasa bersalah, rasa tidak berguna, rasa menyesal ini lah yang mengaktifkan alarm tersebut. Seperti biasa, untuk mengatasi konflik dalam diri tekhnik ego state therapy selalu dapat diandalkan. Saat didalami, si cemas dan si takut, keduanya bekerjasama untuk menghadirkan rasa cemas dan takut yang berlebihan dengan tujuan supaya Zaki belajar dari kehidupannya yang lalu, dan menginginkan Zaki menjadi orang yang lebih baik lagi.. wow! Dan untuk dapat berubah menjadi sesuatu yang positif si cemas membutuhkan hangat dalam bentuk apapun, dan si takut hanya membutuhkan sabar. Saat Zaki menyanggupi untuk memberi hangat kepada si cemas dan sabar kepada si takut, keduanya pun sepakat untuk berubah menjadi si tenang dan si sabar untuk mendukung dan membantu Zaki dalam segala aktifitas dan kehidupannya dimanapun dan kapanpun.<br />
Selesai menggunakan tekhnik ego state theraphy, saya melanjutkan menggunakan tekhnik Informed Child Technique, saya kembalikan Zaki ke empat masa, yaitu saat duduk dibangku SMP, SMA, masa kuliah dan tujuh hari sebelum Zaki datang untuk melakukan hypnotherapi. Ditiap masanya, Zaki memberikan nasehat, saran dan masukan kepada figurnya dari masa lalu, lalu diteruskan dengan melakukan acceptance ketiap tiap figur tersebut. Setelah itu saya membawa Zaki bertemu dengan Tuhan dalan tekhnik Higher self, di sana Zaki mengakui semua kesalahannya, dia bertobat dan mohon ampun. Disini lonjakan emosi Zaki terjadi, dia menangis tersedu sedu.. setelah itu saya menyusupkan sesi berdo&#8217;a, dalam kondisi terhypnosis di imajinasikan diatas cakrawala pada tempatnya saat itu tertutup awan berwarna putih keperakan, lalu awan tersebut membuat sebuah celah dan mengeluarkan cahaya putih terang yang menyejukan, disaat itu saya persilahkan Zaki untuk berdo&#8217;a bagi dirinya, keluarganya dan orang orang disekitarnya. Tangis Zaki pun semakin menjadi.. terdengar suara nafas dari hidung yang tersumbat..  ketika selesai Zaki berdo&#8217;a saya imajinasikan cahaya putih itu masuk dan menyebar ke seluruh tubuh Zaki. (saat selesai therapi Zaki sempat kaget sewaktu hidungnya tersumbat saat menagis dia tidak merasakan adanya cemas atau takut.. “terasa biasa saja ya.. dan lambung saya tidak bereaksi” katanya takjub, dan Zaki sangat senang sekali ketakutan dan kecemasannya terbukti telah terurai..).<br />
Selesai dari Higher Self, Saya melanjukan ke tekhnik Body Scan with Inner Healer, tentunya saya sudah membantu Zaki di saat wawancara untuk meciptakan figur Inner Healer buat Zaki. Saat menggunakan tekhnik Body Scan with Inner Healer, saya mengajak Zaki beserta Inner Healernya menuju lambung, untuk melihat bagaimana kondisi lambungnya, dan apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki lambungnya serta apa yang dibutuhkan lambung tersebut untuk dapat pulih seperti sediakala. Saat Zaki dan Inner Healernya sudah selesai melakukan apapun yang dianggap perlu untuk kesehatan lambungnya,  saya minta Zaki untuk berbagi cahaya putih yang ada pada dirinya untuk menyinari seluruh lambungnya dan menembus sampai ketiap tiap keping sel yang ada, dan menuntaskan segala sesuatu hal yang belum tertuntaskan. Dari situ belum cukup, saya ingin memutuskan ikatan antara fikiran cemas dan takut dari otaknya dengan lambungnya, di situ saya imajinasikan ada sebuah benang hitam yang menghubungkan otak dengan lambungnya, benang ini adalah saluran emosi yang membuat lambung Zaki menjadi sakit setiap menghadapi ketakutan dan kecemasannya, saya minta Zaki bersama Inner Healernya untuk memegang pangkal benang yang menempel pada lambung dan mencabutnya, lalu bagian bekas menempelnya benang tersebut di sinari cahaya putih yang ada pada tubuh Zaki. Dan sayapun menyarankan kepada Zaki untuk melakukan hal yang sama kebagian tubuh lain yang dianggap memiliki masalah. Dan saat semuanya sudah diperbaiki, saya menyarankan Zaki untuk memberikan tempat bagi Inner Healernya di salah satu bagian tubuhnya yang mudah untuk dijangkau tangan, sehingga bila zaki ingin melakukan lagi Body Scan, agar mudah mengakses lagi Inner Healernya Zaki cukup menyentuh bagian tubuh tersebut, sambil memejamkan mata dan nafas yang teratur.<br />
Selesai melakukan Body Scan with Inner Healer, saya lanjutkan ke tekhnik Waterfall Release, sebuah tekhnik yang luar biasa untuk merelease dan membersihkan segala sesuatu yang menggangu pada tubuh, fikiran dan perasaannya. Buat saya ini adalah tekhnik sapu jagat untuk memastikan tidak ada sedikitpun hal hal yang menggangu pada tubuh, fikiran dan perasaan Zaki, saya bawa Zaki untuk mengimajinasikan segala sesuatu apapun yang masih tersisa dan mengganggu tubuh, fikiran dan perasaan Zaki menjadi terkikis, larut, luruh dan hanyut terbawa aliran air terjun ini. Selesai dari sini saya terminasi hypnosis Zaki, sebagai penutup sesi therapi saya ajak Zaki untuk melakukan Amplifying Step, sebuah tekhnik yang biasa saya gunakan untuk memperbesar state yang diinginkan dan mengkunci state tersebut sehinga memiliki efek permanen dalam tubuh dan kehidupan Zaki. 	Saya sangat senang atas perubahan raut wajah Zaki yang semula kuyu menjadi cerah ceria, Zakipun mengakui saat saya tanya apa yang dia rasakan dia berkata “wah.. rileks ya.. saya belum pernah rasanya setenang ini.. sangat rileks..” katanya sambil senyum senyum, sepertinya Zaki baru saja merasakan kedahsyatan Hypnotherapi. <img src='http://www.mind-reprogramming.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>dr. Rahmat Yanuardi.<br />
Associate Trainer SOM<br />
NGH&#8217;s Certified Consulting Hypnosis.<br />
HypnoBirthing ChildBirth Educator.<br />
HypnoBirthing Fertility Consultant.<br />
Ego State Therapy Practitioner.<br />
Quantum Awareness Healing Practitioner.<br />
www.rahmatyanuardi.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/hypnotherapi-vs-psikosomatic-dyspepsia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasien Pemakai Obat Penenang Untuk Terapi Jangka Panjang</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/pasien-pemakai-obat-penenang-untuk-terapi-jangka-panjang/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/pasien-pemakai-obat-penenang-untuk-terapi-jangka-panjang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2011 14:38:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Anestesi]]></category>
		<category><![CDATA[Apotek]]></category>
		<category><![CDATA[Apotik]]></category>
		<category><![CDATA[Belanja]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[Emosi]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Hipnotik Sedatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lanjut]]></category>
		<category><![CDATA[Membaca]]></category>
		<category><![CDATA[mulia]]></category>
		<category><![CDATA[mulia sunar ko]]></category>
		<category><![CDATA[Nyeri Sendi]]></category>
		<category><![CDATA[Perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[Radang Sendi]]></category>
		<category><![CDATA[Resep]]></category>
		<category><![CDATA[Rheumathoid Arthritis]]></category>
		<category><![CDATA[Setiap Hari]]></category>
		<category><![CDATA[sunar ko]]></category>
		<category><![CDATA[Tenang]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1503</guid>
		<description><![CDATA[Pasien Pemakai Obat Penenang Untuk Terapi Jangka Panjang Cenderung Sukar Untuk Melepaskan Penggunaan Obat Penenangnya Selama hampir 12 tahun saya mengabdi sebagai seorang farmasis di apotek milik saya sendiri. Setiap hari saya melihat dan membaca resep pasien yang belanja di apotik saya sebelum obat ini dibuat oleh pegawai apotek. Banyak hal menarik mengenai kesehatan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pasien Pemakai Obat Penenang Untuk Terapi Jangka Panjang Cenderung Sukar Untuk Melepaskan Penggunaan Obat Penenangnya</p>
<p>Selama hampir 12 tahun saya mengabdi sebagai seorang farmasis di apotek milik saya  sendiri. Setiap hari saya melihat dan membaca resep pasien yang belanja di apotik saya sebelum obat ini dibuat oleh pegawai apotek. Banyak hal menarik mengenai kesehatan yang menjadi perhatian saya. Untuk tulisan saya kali ini, saya mau menekankan tentang penggunaan golongan obat penenang. Sebelum membahas lebih lanjut, saya jelaskan terlebih dahulu apa itu golongan obat penenang. Golongan obat penenang adalah golongan obat Hipnotik-sedatif.</p>
<p>Hipnotik-sedatif merupakan golongan obat depresan susunan saraf pusat (SSP) yang relatif tidak selektif, mulai dari yang ringan yaitu menyebabkan tenang dan kantuk, menidurkan, hingga yang berat yaitu hilangnya kesadaran, keadaan anestesi, koma dan mati, yang tergantung dari dosis obat yang diberikan. Pada dosis terapi obat sedatif menekan aktivitas, menurunkan respons terhadap rangsangan emosi dan menenangkan. Obat hipnotik menyebabkan kantuk dan mempermudah tidur serta mempertahankan tidur yang menyerupai tidur fisiologis.</p>
<p>Untuk pasien dengan gangguan atau sakit ringan seperti sakit gigi, nyeri sendi karena terkilir ini maka pemakaian obat penenang ini sifatnya hanya sementara saja yakni saat gangguan fisik ini masih ada dan apabila gangguan fisik ini sudah hilang maka dengan sendirinya penggunaan obat ini juga dihentikan. Pemakaiannya pun cenderung dibatasi untuk pemakaian jangka pendek ditambah lagi pemakaiannya hanya dalam kondisi diperlukan saja.</p>
<p>Permasalahan muncul jika pemakaiannya untuk jangka yang lebih panjang contoh pada pasien dengan gangguan pada fisik hebat seperti radang sendi (Rheumathoid Arthritis), pasien stres, pasien frustrasi, pasien depresi dan penyakit lain yang dikatagorikan gangguan jiwa. Pemakaian panjang mulai bulanan hingga tahunan ini berakibat tidak hanya ketergantungan secara fisik saja namun juga ketergantungan secara psikis. Kondisi ini membuat pasien sukar untuk lepas obat. Dan jika dipaksakan untuk putus obat maka dapat berakibat munculnya gejala putus obat seperti kondisi emosi-emosi yang tidak terkontrol  (senang berlebihan , takut berlebihan, cemas berlebihan, dll). Berdasarkan survei yang belum tervalidasi,  persentase pasien yang tidak dapat putus obat mencapai diatas 95 %.</p>
<p>Semakin berat permasalahan sakit fisik dan sakit mental yang diderita pasien menyebabkan tingkat ketergantungan terhadap obat penenang inipun makin tinggi. Semakin tingginya tingkat ketergantungan ini menyebabkan semakin sukar pula untuk melepaskan penggunaan obat penenang ini. Ditambah lagi jika ini merupakan kombinasi antara sakit fisik dan sakit mental (two in one deh).</p>
<p>Bagaimana perjalanan seorang pasien hingga dia mendapatkan resep golongan obat penenang ini merupakan satu hal yang menarik bagi saya untuk diteliti dan diketahui lebih dalam lagi. Dan penelitian ini tentunya lebih mantap lagi setelah saya mengetahui ilmu pikiran dan sumber daya manusia.  Ilmu pikiran dan sumber daya manusia yang menjelaskan bagaimana satu peristiwa, kejadian, kata-kata (linguistik) dapat mempengaruhi seseorang, dan menjadikan satu orang yang berbeda dari sebelumnya. Berbeda dari sebelumnya inipun dapat berkonotasi baik atau tidak baik.</p>
<p>Berikut ini saya paparkan beberapa  contoh pasien pengguna obat penenang yang berhasil saya wawancara.</p>
<p>Pasien pertama sebut saja Pak Hendra, seorang pasien yang menggunakan obat penenang jenis benzodiazepin yaitu Xanax tablet 1 mg.  Hendra menggunakan Xanax 1 mg selama lebih dari 12 tahun. Pak Hendra adalah seorang koreografi tari tradisional tiongkok, dapat dikatakan seorang seniman tradisional yang sangat berbakat dan kreatif. Sering Hendra mendapatkan order satu karya tarian tradisonal beserta kostum yang dikenakan dalam tarian itu. Dan sering pula orderan yang datang mempunyai termin waktu yang pendek dan ini membuat Pak Hendra perlu memeras otaknya untuk menghasilkan satu kreasi tarian tradisional baru dengan cepat, bagus dan sesuai dengan permintaan. Satu pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan ditambah dengan kata &#8220;segera&#8221; atau dalam bahasa latin dalam dunia kesehatan disebut &#8220;cito&#8221; ini membuat Hendra harus dapat mempertahankan kinerja kerjanya hingga pekerjaannya tuntas….tas…tas.</p>
<p>Disaat ada order tarian, Pak Hendra dengan konsentrasi tinggi hingga berhari-hari, tidur tidak tentu waktunya, makanpun tidak tentu waktunya. Begitulah perjalanan kehidupan Pak Hendra beserta pekerjaannya. Permasalahan terjadi saat Pak Hendra tidak ada order tarian. Kerjanya hanya makan dan tidur saja. Makan tidak menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah tidur. Pak Hendra mengatakan saat dia berada di tempat tidur, mata tidak mau menutup, dialihkan dengan menghitung kambing hingga berjuta-juta ekor juga tetap tidak dapat membuat mata lelah dan tidur. Mungkin mulut saja yang jadi dower karena menghitung kambing sebanyak itu.</p>
<p>Akhirnya Pak Hendra konsultasi dengan dokter dan didapatlah obat penenang Xanax dengan ukuran 1 mg. Sehari minum satu biji malam hari dan diminum hanya bila diperlukan saja yaitu saat Pak Hendra tidak dapat tidur. Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun hingga Pak Hendra bertemu dengan saya. Xanax tablet 1 mg yang semula diminum satu biji  sehari malam hari bertambah menjadi satu kali 5 biji dengan aturan minum setiap kondisi cemas, tegang atau suka-sukanya dia sendiri atur jadwal minum obat ini. Pernah saya bertanya pada Pak Hendra, mengapa dia minum Xanax dengan takaran dosis yang begitu banyak, Pak Hendra mengatakan bahwa dia perlu tidur dan menurut pemahaman dia kalau tidur itu kelopak mata dapat menutup dengan sendirinya. Dengan bantuan obat Xanax dalam beberapa menit kelopak matanya dapat menutup dengan sendirinya. Luar biasa kan pemahaman Pak Hendra mengenai kondisi tidur ?</p>
<p>Kasus yang dialami Pak Hendra menunjukkan satu efek toleransi, dimana obat yang dikonsumsi mengalami peningkatan dosis dengan efek yang sama. Artinya dulu hanya dengan satu biji sudah dapat memberikan efek tidur, sekarang perlu 5 biji Xanax tablet 1 mg baru dapat memberikan efek tidur.</p>
<p>Masih ada cerita lainnya, suatu hari Pak Hendra belanja obat Xanax 1 mg, saat itu stok obat kurang dan saya katakan bahwa malam nanti baru diantar dari suppliernya. Lalu Pak Hendra menanyakan jam berapa obat dapat diantar ke rumah dia pada malam hari itu. Saya jawab sekitar jam 7 malam. Ternyata Pak Hendra melarang saya untuk mengantar di malam hari jam 7 itu karena kata Pak Hendra di dekat daerah rumahnya itu kalau malam hari ada Abang tukang bakso yang bermata 3 berjualan di sana. Pak Hendra takut sekali dengan abang tukang bakso bermata tiga itu. Oleh karena itu setiap sore hari sekitar jam 6, Pak Hendra sudah mengunci pintu rumah, menutup gorden rumah untuk menghindari Abang tukang jual bakso itu (padahal anak-anak kan suka dengan Abang tukang bakso sampai ada lagunya untuk meminta Abang tukang bakso ke sini karena mau beli bakso…hehehe). Semula dengan culun nya saya mencari kebenaran cerita Pak Hendra ini pada teman saya yang juga tinggal dekat dengan rumah Pak Hendra. Dan selain pertanyaan saya yang membuat teman saya bingung, jawaban yang saya dapatkan juga memberi pencerahan atas keculunan saya. Jawaban adalah mana ada tuh. Cuma itu saja jawaban yang saya dapatkan dari teman saya. Tapi mungkin saja kalau teman saya menjawab begitu tapi sebenarnya dianya juga takut karena cerita saya. Benar kan ?</p>
<p>Apa yang diceritakan oleh Pak Hendra merupakan salah satu efek samping dari penggunaan obat penenang dengan dosis tinggi dalam jangka waktu lama yaitu efek halusinasi. Halusinasi adalah satu fenomena visual, auditori, kinestetik yang tidak nyata dan dianggap nyata oleh seseorang.  Halusinasi ini sendiri dapat berupa halusinasi visual saja, auditori saja, kinestetik saja atau berupa kombinasi dari dua atau tiga preferensi itu.</p>
<p>Sampai hari ini Pak Hendra dengan usia yang hampir 60 tahun tetap mengkonsumsi obat penenang Xanax tablet 1 mg dalam jumlah yang sudah tidak diketahui pasti. Selain Pak Hendra, istrinya juga kadang menggunakan Xanax milik Pak Hendra karena sang istri juga stres melihat Pak Hendra begitu. Dan obat Xanax sudah seperti kacang goreng bagi Pak Hendra. Mau putus obat, itu adalah hal yang tersulit dalam hidup Pak Hendra dibandingkan dengan menyelesaikan satu order tarian kreasi baru. Pernah satu kali obat habis, Pak Hendra ngamuk, meluapkan amarahnya hingga Xanax ada didepan matanya. Dan anaknya mengatakan kalau tidak ada obat Xanax ibarat rumah runtuh dengar suara amarahnya.</p>
<p>Kondisi gelisah, panik, depresi, membuat pasien tidak dapat mengontrol diri juga merupakan efek samping lain dari penggunaan jangka panjang obat penenang jenis Xanax ini. Efek lain &#8220;zombie face&#8221;, sulit konsentrasi.</p>
<p>Pasien kedua  sebut saja Pak Sartono, sekitar 8 tahun yang lalu mengalami kecelakaan tabrak lari. Hampir sekujur tubuh luka dan terjadi patah tulang dibagian paha. Setelah menjalani rawat inap intensif kemudian diteruskan rawat jalan, akhirnya luka, memar, patah tulang dinyatakan sembuh. Pak Sartono pun sudah dinyatakan dapat beraktifitas kembali, yakni bekerja seperti sedia kala. Oops, Pak Sartono mau naik motor ke tempat kerja mikirnya seratus kali, ternyata trauma kecelakaan tabrak lari masih berbekas di benaknya. Konsultasilah Pak Sartono ke dokter , dan Pak Sartono mendapatkan resep obat Alganax tablet 0,5 mg. Pak Sartono bercerita pada saya bahwa saat pertama kali dia minum obat Alganax ini, dia merasa tenang dapat beraktifas kembali. Dan tidak terasa Pak Sartono sudah mengkonsumsi setiap hari hingga 8 tahun lamanya. Sering keluhan yang muncul dari mulut Pak Sartono untuk tidak tergantung pada obat Alganax ini (dengan ekpresi sedih hingga terkesan mau menangis), tapi apa daya jika putus obat Pak Sartono gelisah, tubuhnya ibarat beku dan tidak dapat diperintah untuk melangkah sehingga membuat Pak Sartono tidak dapat bekerja atau beraktivitas. Pernah pak Sartono menceritakan kondisinya kalau tidak minum obat Alganax yaitu badannya jadi gemetar, otak memerintah tapi tubuh tidak mau gerak (bingung kan siapa sebenarnya pemilik tubuh Pak Sartono ?).</p>
<p>Akhirnya harapan untuk tidak tergantung pada obat Alganax hanya tergantung di awang-awang saja tanpa dapat diwujudkan. Nasib&#8230;.nasib&#8230;nasib lagi yang disalahkan.<br />
Pasien ketiga sebut saja Pak Halim. Pak Halim adalah seorang pekerja keras, dapat dikatakan mulai sekolah dasar dia sudah giat bekerja. Lahir di keluarga miskin membuat dia sebagai anak tertua harus membanting tulang untuk membantu menopang hidup keluarga. Bekerja sejak usia muda tentunya banyak pengalaman, pembelajaran yang dibumbui dengan  kepahitan, kegetiran,  kekecewaan, kesedihan, keputus asaan, stres, frustasi, depresi, dll. Mungkin sebagian orang mengatakan ini adalah nasib, takdir, atau suratan yang mau tidak mau, senang atau tidak senang, bahagia atau tidak bahagia harus dijalani. Ibarat timeline atau jalur kehidupannya berkelok-kelok, zigzag dan penuh duri.</p>
<p>Sempat pada satu kesempatan saya mendengar curhat dari Pak Halim mengenai masa lalunya. Regresi pun terjadi ke masa-masa sulit yang dialaminya hingga dia dapat berdiri di kaki sendiri dan dengan derajad atau status dari kalangan bawah sekali hingga mencapai kalangan menengah ke atas. Cacian, hinaan, makian merupakan sarapan yang selalu didapat oleh Pak Halim dari pimpinan yang notabene adalah keluarga dekat atau famili dari Pak Halim. Yah, begitulah, hubungan dekat atau hubungan darah hanya berlaku pada saat silahturahmi acara keluarga saja dan di luar itu hukum alam yang berlaku. Pak Halim masih mengingat beberapa makian dan cacian berbagai versi termasuk versi kebun binatang, sampai kata-kata yang mangatakan bahwa tanpa pekerjaan seperti yang ia dapatkan saat itu keluarganya tidak akan dapat makan, oleh sebab itu dia harus selalu ingat budi dan balas jasa pada majikannya yang notabene famili Pak Halim ini. Kata-kata ini diulang beratus-ratus kali sampai Pak Halim hafal benar kata perkata, intonasi, jeda, tanda titik, tanda koma (mungkin huruf besar dan huruf kecil juga kali ya&#8230;.hehehe). Semua itu dengan terpaksa diterima, ditelan, diamini oleh Pak Halim demi asap dapur keluarganya terus mengepul. Setiap hari dia tetap rajin, gigih, semangat, pantang menyerah, sabar, pantang emosi melakukan tugas kesehariannya. Pengorbanan yang dilakukan Pak Halim tidak sia-sia, ada buahnya yaitu pencapaian yang dia dapatkan seperti hari ini, jadi bos satu toko bahan bangunan dan dengan aset beberapa ruko dan tanah. Ini adalah satu kebanggaan dari Pak Halim, malah kemudian toko Pak Halim yang mendistribusikan beberapa bahan bangunan ke perusahaan familinya itu (ternyata kondisi jadi berbalik deh).</p>
<p>Menginjak usia 40 tahun kondisi kesehatan Pak Halim mengalami penurunan, sakit maag, lekas capek. Di tengah kondisi yang makin menurun ini ternyata memori kebencian, kemarahan, kekecewaan, dendam yang sudah lama terkubur muncul kembali campur baur dalam pikiran Pak Halim. Dan ini berujung pada kecemasan dan ketakutan  yang tidak dapat dikontrol oleh Pak Halim.</p>
<p>Pak Halim memutuskan untuk ke psikiater dan dapat obat Ativan tablet 1 mg. Obat yang digunakan untuk menurunkan tingkat kecemasan, kekhawatiran dan memudahkan Pak Halim untuk tidur. Hari demi hari Pak Halim menggunakan obat itu, Pak Halim merasa nyaman, tenang, dapat tidur nyenyak dan dapat melakukan aktivitas dengan porsi pemanasan. Setiap hari mulai jam 8 malam kegelisahan, kekhawatiran yang tidak menentu itu muncul dan dengan sigap Pak Halim meminum obat Ativan ini, dalam 20 menit semua reda, aman terkendali. Begitu setiap harinya di malam hari hingga berbulan dan bertahunan. Tidak terasa sudah menginjak tahun ketiga. Perasaan takut ketergantungan obat penenang mulai dirasakan oleh Pak Halim akhirnya Pak Halim memutuskan untuk mencoba berhenti obat tersebut. Berhenti minum obat hanya berlangsung beberapa jam saja dan tidak pernah mencapai satu hari karena jika tidak minum obat Pak Halim seperti orang yang &#8220;hang&#8221;, cemas, khawatir, dan muncul perasaan tidak nyaman lainnya yang tidak dapat dikendalikan oleh Pak Halim.</p>
<p>Pak Halim pun mencoba berbagai cara termasuk ikut pelatihan tenaga dalam Satria Nusantara. Sempat berlatih beberapa bulan yang didapat adalah bingung karena tenaga dalam yang dipelajari ndak kunjung keluar juga dari dalam dirinya walaupun berbagai ritual sudah dia lakukan. Malahan yang lebih membuat Pak Halim frustasi,  guru yang mengajar ilmu tenaga dalam ini mengalami kecelakaan dan masuk ICU. Bubar deh. Pak Halim pun memaklumi kondisi sang guru yang sudah tidak dapat mengajar dia lagi. Dan Pak Halim juga memaklumi gurunya yang mempunyai tenaga dalam mengalami kecelakaan karena saat kecelakaan kan datangnya tiba-tiba sehingga sang guru tidak sempat menggunakan tenaga dalam untuk menangkal kendaraan yang menabrak dia (mungkin sebagai alternatif dan pertimbangan dapat belajar dengan Satria Baja Hitam atau Kamen Rider kali ya ?).</p>
<p>Pak Halim termasuk salah satu pasien pengguna obat penenang jangka panjang yang beruntung. Dengan usaha yang keras dan pantang menyerah dia berusaha untuk melepas ketergantungannya pada obat penenang ini. Usaha yang dilakukan Pak Halim adalah mengurangi dosis secara perlahan-lahan. Dan perjuangannya selama kurang lebih 3 tahun membuahkan hasil yakni Pak Halim resmi berhenti obat penenang. Sekarang Pak Halim dapat melakukan aktivitas seperti sedia kala dengan porsi 33 % sisanya istri dan anak-anaknya. Satu perjuangan yang sangat luar biasa.</p>
<p>Dari contoh di atas. Obat yang digunakan adalah golongan benzodiazepine. Penggolongan obat ini berdasarkan sifat farmakokinetik. Obat golongan benzodiazepine ini termasuk dalam katagori obat psikotropika. Obat Psikotropika adalah merupakan suatu zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.</p>
<p>Ketiga pasien yang saya contoh di atas hanya gambaran kecil dari ratusan pasien pengguna obat penenang yang setiap hari saya temui di apotek saya. Dari data yang saya dapatkan di apotek saya, tahun demi tahun terjadi peningkatan yang signifikan pada peresepan golongan obat penenang ini. Tentunya ini bukan merupakan khabar yang baik karena terjadinya penurunan kualitas dari sumber daya manusia itu sendiri. Sebagai gambaran di apotek saya dalam satu hari saja sekitar 25% &#8211; 30 % resep yang diterima adalah golongan obat penenang baik dalam bentuk sediaan tunggal maupun dalam bentuk kombinasi dengan obat lain.</p>
<p>Data lain yang saya dapatkan adalah menurut hasil Puslitbang Farmasi BPPK Depkes RI tahun 1980 di Jakarta  ± 10 % dari resep apotek swasta. Data rumah sakit yang didapat tahun 1983 untuk Rumah sakit tipe C yaitu RSU Tasik, RSU Serang, RSU Koja dengan sampel resep yang diambil dalam kurun waktu 12 bulan. Pengumpulan sampel pada waktu itu didapat 5225 lembar resep rawat jalan. Setelah diklasifikasi, diperoleh 1582 lembar resep psikotropika (30,3 %) yang mengandung 1127 item obat golongan psikotropika sediaan tunggal.  Sediaan tunggal golongan benzodiazepin diperoleh sebanyak 475 item atau 42,1 % dari jumlah item psikotropika. Bila dirinci lebih lanjut ternyata diazepam merupakan obat yang paling banyak dipreskripsi (sekitar 60 %) dan klordiazepoksid menduduki tempat kedua (sebanyak 18,7 %). Prosentase jenis keahlian dokter penulis resep benzodiazepin adalah 64,6 % ditulis oleh dokter umum dan hanya 12,4 % ditulis oleh ahli kesehatan jiwa, dan 6,3 % ditulis oleh ahli penyakit saraf. Dokter ahli lain yang tercatat sebagai penulis resep benzodiazepin antara lain ahli bedah, ahli kebidanan dan kandungan, ahli penyakit mata, ahli penyakit kulit dan kelamin serta dokter gigi.</p>
<p>Untuk data terbaru belum saya dapatkan hanya dapat laporan tanpa validasi dari beberapa teman di rumah sakit yaitu terjadi penambahan 3 sampai 5 kali lipat.</p>
<p>Peresepan golongan obat penenang ini tidak hanya dalam bentuk tunggal, sering juga dalam bentuk kombinasi dengan obat lain contoh untuk pengobatan :<br />
Pasien masalah pencernaan (tukak lambung, maag kronis)<br />
Anak-anak yang dikategorikan atau dilabel ADD, ADHD, Autis<br />
Pasien migrain, vertigo atau gangguan pada bagian kepala<br />
Pasien nyeri syaraf, nyeri otot, radang sendi, sakit gigi.</p>
<p>Dari konseling yang saya lakukan masalah yang terjadi sehingga pasien mendapatkan resep golongan obat penenang adalah :</p>
<p>1.       Kurangnya penghargaan diri.</p>
<p>2.     Tidak diterimanya dia secara baik menurut persepsinya di lingkungan tempat dia berada.</p>
<p>3.     Kejadian atau peristiwa tertentu yang menyebabkan pasien menjadi trauma, takut, khawatir, tidak percaya diri, dendam, marah dan perasaan tidak nyaman lainnya yang mana tidak dapat dikontrol oleh diri pasien itu sehingga dia memerlukan sesuatu dari luar untuk membantu dirinya dalam hal mengontrol perasaan tidak nyaman ini. Contoh kejadian atau peristiwa yang dialami pasien-pasien ini seperti tabrakan, kematian, perceraian, keributan, putus cinta, kebangkrutan, dll.</p>
<p>4.     Pernah mengkonsumsi narkoba dan sekarang dalam proses pemulihan.</p>
<p>5.     Pasien dengan kebutuhan khusus seperti anak-anak yang mendapatkan pelabelan ADD, ADHD, Autis, dll.</p>
<p>6.     Tidak dapat menerima kenyataan kehidupan yang dilaluinya sekarang.</p>
<p>Pengunaan golongan obat penenang pada pasien gangguan mental seperti contoh di atas hanya bersifat sementara selama konsentrasi efektif obat ini yang berada di dalam darah cukup kuat untuk membantu pasien untuk tetap dalam kondisi terkontrol, dan setelah konsentrasi obat dalam darah turun di bawah konsentrasi efektifnya maka perlu ditambah asupan obat lagi supaya kondisi terkontrol ini tetap terjaga. Berapa kali asupan obat yang diberikan sesuai tergantung dari berapa jam daya kerja obat ini. Ada yang satu kali sehari, dua kali sehari, tiga kali sehari dapat dilihat dari mula kerja obat, waktu paruh obat dan eliminasi obat ini dari tubuh. Beberapa buku yang dapat dijadikan acuan untuk melihat kerja obat ini :</p>
<p>1.       British National Formularium</p>
<p>2.     The Pharmacological of Therapeutics – Goodman and Gilman</p>
<p>3.     Martindale The Complete Drug Reference 36 th Edition</p>
<p>Saya pribadi setuju dengan satu penyataan yang sering saya dengar dari beberapa teman sejawat saya yakni jika seseorang menderita sakit fisik dia harus ke dokter, jika sakitnya berhubungan dengan jiwa berarti diterapi jiwanya dengan ilmu pikiran (hipnoterapis, psikolog, terapis pikiran lain) dan jika yang sakit adalah ROH maka ini urusan spiritual.</p>
<p>Mengenai terapi jiwa ini sudah mulai banyak dilakukan dan hasilnya sangat efektif. Terapi jiwa yang dimaksud adalah hipnoterapi, terapi berbasis komunikasi seperti menggunakan teknik NLP, Ego state Therapy Gordon Emmerson, psikolog. Selain itu juga ada terapi yang dinamakan Energy Psychology Healing seperti EFT (Emotional Freedom Therapy), TAT (Tapas Accupressure Technique), BSSF (Be Set Free Fast), Quantum Awareness, Quantum Touch, dll.</p>
<p>Kompetensi seorang terapis sangat diperlukan dalam melakukan terapi jiwa ini meliputi :</p>
<p>1.       Kemampuan berbahasa (linguistik) yang baik dalam hubungan dengan komunikasi, menggali informasi, menjelaskan</p>
<p>2.     Kemampuan menjalankan teknik terapi dengan baik</p>
<p>3.     Kemampuan melakukan restrukturisasi pikiran.</p>
<p>4.     Kemampuan terapis dalam mengaplikasikan teknik terapi dengan baik dan benar yang didapatkannya dari lembaga yang mempunyai kompetensi dalam memberikan pelatihan.<br />
Penjelasan Obat Golongan Benzodiazepin</p>
<p>Efek benzodiazepin hampir semua merupakan hasil kerja golongan ini pada SSP dengan efek utama : sedasi, hipnosis, pengurangan terhadap rangsangan emosi/ansietas, relaksasi otot dan antikonvulsi.</p>
<p>Benzodiazepin mempengaruhi aktivitas saraf pada semua tingkatan, namun beberapa derivat benzodiazepin pengaruhnya lebih besar dari derivat yang lain, sedangkan sebagian lagi memiliki efek yang tidak langsung. Benzodiazepin bukan suatu depresan umum seperti barbiturat.</p>
<p>Peningkatan dosis benzodiazepin menyebabkan depresi SSP yang meningkat dari sedasi ke hipnosis dan dari hipnosis ke stupor. Keadaan ini sering dinyatakan sebagai efek anestesia, tapi obat golongan ini tidak benar-benar memperlihatkan efek enestesi umum yang spesifik karena kesadaran penderita biasanya tetap bertahan dan relaksasi otot yang diperlukan untuk pembedahan tidak tercapai. Namun pada dosis preanestetik, benzodiazepin menimbulkan amnesia bagi kejadian yang berlangsung setelah pemberian obat; jadi hanya menimbulkan ilusi mengenai anestesia yang baru dialaminya (amnesia anterogad).</p>
<p>Efek Samping</p>
<p>Benzodiazepin dengan dosis hipnotik menimbulkan efek samping sebagai berikut : light headedness, lambat bereaksi, inkoordinasi motorik, ataksia, gangguan fungsi mental dan prikomotor, gangguan koordinasi berpikir, bingung, amnesia enterograd, mulut kering dan rasa pahit. Kemampuan berpikir sedikit kurang dipengaruhi dibandingkan dengan penampilan gerak.</p>
<p>Beberapa Obat Golongan Benzodiazepin</p>
<p>Klordiazepoksid : Braxidin, Cliad, Klidibrax, Librax, Renagas, Sanmag, Librium, Limbritol, Cetabrium, Tensinyl</p>
<p>Diazepam : Valium, Stesolid, Diazepam generik, Valisanbe, Valdimex, Trazep, Lovium, Mentalium</p>
<p>Klorazepat : Anksen, Tranxene</p>
<p>Flurazepam : Dalmane</p>
<p>Triazolam : Halcion</p>
<p>Alprazolam : Xanax, Alganax, Atarax, Feprax, Zyprax, Alviz</p>
<p>Prazepam : Centrax</p>
<p>Halazepam : Paxipam</p>
<p>Quazepam : Doral</p>
<p>Lorazepam : Ativan, Renaquil, Merlopam</p>
<p>Oksazepam : Serepax</p>
<p>Temazepam : Restoril</p>
<p>Bromazepam : Lexotan</p>
<p>Klobazam : Frisium, Clobium, Proclozam, Asabium</p>
<p>Estazolam : Esilgan</p>
<p>Nitrazepam : Nipam, Mogadon, Alodrom, Arem, Insoma, Nitrados, Nitrazadon, Ormodan, Paxadorm, Remnos, Somnite</p>
<p>Akhir kata, selamat menikmati tulisan saya. Semoga bermanfaat bagi Anda semua.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Mulia Sunarko, S.Si., Apt.</p>
<p>-         Clinical Pharmacist</p>
<p>-         Mastery Ego State of Gordon Emmerson</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/pasien-pemakai-obat-penenang-untuk-terapi-jangka-panjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hypnosis for Fertility (3)</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/hypnosis-for-fertility-3/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/hypnosis-for-fertility-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2011 04:24:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Ajak]]></category>
		<category><![CDATA[Ambil]]></category>
		<category><![CDATA[Bulat]]></category>
		<category><![CDATA[Consultant Program]]></category>
		<category><![CDATA[Dapur]]></category>
		<category><![CDATA[Fertility Consultant]]></category>
		<category><![CDATA[Fertilization Ivf]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Jeruk Nipis]]></category>
		<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Kursi]]></category>
		<category><![CDATA[Lemari Es]]></category>
		<category><![CDATA[Meja]]></category>
		<category><![CDATA[Naah]]></category>
		<category><![CDATA[Negative Thinking]]></category>
		<category><![CDATA[Santai]]></category>
		<category><![CDATA[Saran]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Suami Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Vitro Fertilization]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1487</guid>
		<description><![CDATA[Hypnosis for Fertility (3) Sukses dengan Program Bayi Tabung oleh: Dewi Dewo Hypnobirthing Fertility Consultant Program bayi tabung merupakan salah satu harapan bagi pasangan suami istri yang mendambakan keturunan. Saat keduanya dinyatakan “OK” secara medis, namun kehamilan belum juga terjadi, maka konsepsi atau pembuahan bisa diupayakan di luar tubuh calon ibu, yang kemudian ‘ditanam’ di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hypnosis for Fertility (3)</p>
<p>Sukses dengan Program Bayi Tabung<br />
oleh: Dewi Dewo<br />
Hypnobirthing Fertility Consultant</p>
<p>Program bayi tabung merupakan salah satu harapan bagi pasangan suami istri yang<br />
mendambakan keturunan. Saat keduanya dinyatakan “OK” secara medis, namun<br />
kehamilan belum juga terjadi, maka konsepsi atau pembuahan bisa diupayakan di luar<br />
tubuh calon ibu, yang kemudian ‘ditanam’ di dalam rahim. Teknik ini juga dikenal<br />
sebagai ‘in vitro fertilization’ (IVF).</p>
<p>Memilih program berteknologi maju ini relatif mahal biayanya. Namun, demi<br />
mendapatkan keturunan …. dana bisa diatur laaah. Apalagi, untuk menjalaninya<br />
tak perlu mencari ahli sampai ke luar negeri, sehingga kemahalan bisa diturunkan.<br />
Sayangnya, kegagalan tetap saja bisa terjadi.</p>
<p>Mind-Body Connection<br />
Secara medis, seyogyanya tubuh sudah dipersiapkan dengan seksama untuk menunjang<br />
keberhasilan program IVF . Dokter spesialis akan mengatur hormon yang diperlukan<br />
tubuh calon ibu untuk mendukung penuh hasil pembuahan yang di’kembali’kan ke dalam<br />
rahim. Disertai saran mengonsumsi gizi sehat, vitamin dan mineral yang diperlukan, serta<br />
istirahat cukup.</p>
<p>Bagaimana dengan pikiran sang calon ibu ? “Santai saja, relaks …. Jangan mikir serba<br />
negatif,” begitu pula saran dokter ahli. Hmmmm, santai, relaks, jangan negative thinking<br />
…. Apakah mudah?</p>
<p>Padahal, pikiran inilah salah satu kunci penting dalam mendukung keberhasilan program<br />
bayi tabung. Jika mampu mengarahkan pikiran kepada hal-hal yang positif, maka tubuh<br />
juga akan meresponsnya dengan positif, karena antara pikiran dan tubuh memang erat<br />
sekali kaitannya.</p>
<p>Anda bisa membuktikannya. Begini …</p>
<p>Sekarang saya ajak Anda membayangkan dapur Anda. Bayangkan secara detil, letak<br />
ovennya, meja dan kursi yang mungkin ada di sana, laci-laci rempat menyimpan sendok,<br />
garpu, pisau. Ada lemari es juga, kan. Naah, lemari es … coba buka pintunya. Bayangkan<br />
Anda melihat ada jeruk nipis disitu. Bulat berwarna hijau. (boleh juga membayangkan<br />
sebuah lemon, berwarna kuning). Ambil dengan tangan Anda … terasa agak dingin<br />
karena tersimpan dalam lemari es. Letakkan di atas sebuah talenan, dan siapkan sebuah<br />
pisau di tangan Anda. belah jeruk nipis atau lemon itu .. satu .. dua … kreeesssss …<br />
airnya keluar saat Anda memotongnya. Hmmm .. asam, ya …..? Anda terpaksa menelan<br />
liur gara-gara rasa asamnya.</p>
<p>Empat dari lima orang yang mengikuti gambaran yang dideskripsikan tadi memang akan<br />
menelan liur karena membayangkan rasa asam si jeruk nipis/lemon. Padahal … mana<br />
jeruk nipis/lemonnya? Cuma dalam imajinasi Anda, kan? Tapi begitulah, apa yang ada di</p>
<p>pikiran memang bisa ‘mendikte’ reaksi tubuh.</p>
<p>Tower of Control<br />
Dalam mind-body connection, pikiran kita adalah Boss, dan tubuh sekedar Follower.<br />
Pikiran adalah Master, tubuh adalah hamba sahaya. Pikiran adalah Tower of Control,<br />
tubuh hanya Robot yang dikendalikannya.</p>
<p>Dasar pemikiran ini juga bisa diterapkan dalam menjalani program bayi tabung. Kalau<br />
saran dokter ahlinya tadi menganjurkan “Relaks saja, Bu ..”, memang betul saran sangat<br />
tepat karena dengan pikiran tenang, berisi hal-hal positif, maka tubuh akan merespons<br />
dengan baik.</p>
<p>Hypnotherapy for Fertility akan berguna membantu calon ibu menyiapkan diri dalam<br />
mengupayakan kehamilan dengan IVF ini. Baik sebelum program dilaksanakan, maupun<br />
sesudahnya. Calon ibu akan dibekali dengan kemampuan melakukan self-relaxation<br />
yang bisa dilakukan sendiri. Bahkan, lebih dari itu, kalau ada hambatan mental (negative<br />
belief) yang negatif, hambatan ini diurai dulu dengan bantuan hipnoterapisnya. Ibarat<br />
menyambut kedatangan tamu istimewa, maka rumah dibersihkan dan ditata agar tamu<br />
senang dan merasa diterima sepenuh hati. Jadi betah berlama-lama.</p>
<p>Bagaimana Anda tahu ada negative belief yang mungkin menghambat? Aaah, Anda<br />
penasaran rupanya ….. Segeralah hubungi hipnoterapis yang kompeten untuk menangani<br />
Mind-Body Connection terkait peningkatan fertilitas ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/hypnosis-for-fertility-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hypnosis for Fertility (2)</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/hypnosis-for-fertility-2/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/hypnosis-for-fertility-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 04:08:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[bayi tabung]]></category>
		<category><![CDATA[Celana]]></category>
		<category><![CDATA[Fallopian Tube]]></category>
		<category><![CDATA[Fertility]]></category>
		<category><![CDATA[Fertility Consultant]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Jarum]]></category>
		<category><![CDATA[Kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemandulan]]></category>
		<category><![CDATA[mandul]]></category>
		<category><![CDATA[Matang]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Obatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Infeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kelamin]]></category>
		<category><![CDATA[Pertemuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pijat]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Sel Telur]]></category>
		<category><![CDATA[Suami]]></category>
		<category><![CDATA[Target]]></category>
		<category><![CDATA[Two To Tango]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1481</guid>
		<description><![CDATA[Hypnosis for Fertility (2) Celana Ketat Penyebab Kemandulan Pria Oleh: Dewi Dewo Hypnobirthing Fertility Consultant Untuk terjadinya sebuah kehamilan, it takes two to tango &#8230;. dalam hal ini, diperlukan pertemuan sebuah sel telur yang sehat dan matang (siap dibuahi) dengan sebuah sperma &#8212; yang juga sehat. Tapi, siapa bilang urusan punya anak cuma urusan istri? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hypnosis for Fertility (2)<br />
Celana Ketat Penyebab Kemandulan Pria</p>
<p>Oleh: Dewi Dewo<br />
Hypnobirthing Fertility Consultant</p>
<p>Untuk terjadinya sebuah kehamilan, it takes two to tango &#8230;. dalam hal ini, diperlukan<br />
pertemuan sebuah sel telur yang sehat dan matang (siap dibuahi) dengan sebuah<br />
sperma &#8212; yang juga sehat. Tapi, siapa bilang urusan punya anak cuma urusan<br />
istri? Kalau istri tak kunjung hamil, jangan cuma salahkan dia. Karena infertiltas<br />
alias ketidaksuburan bisa jadi gara-gara kondisi di pihak suami. Hasil penelitian<br />
menunjukkan 20 – 30% penyebab infertilitas adalah pria/suami.</p>
<p>Sperma yang Kurang OK<br />
Apa peyebab infertilitas pada pria? Yang paling umum adalah karena jumlah sperma<br />
di bawah hitungan normal. Namun, kalaupun jumlahnya masuk standar normal (lebih<br />
dari 200 juta sel sperma per ejakulasi), kualitas sperma bisa jadi kurang oke sehingga<br />
tidak ada satu pun sel sperma yang survive menempuh perjalanan dari vagina wanita<br />
hingga mencapai saluran falopia (fallopian tube) dimana sel telur berada. Semua<br />
keburu ‘keok” di tengah jalan.</p>
<p>Jumlah yang hanya sedikit, atau kualitasnya yang kurang prima bisa disebabkan<br />
kondisi ‘pabrik’ sperma (organnya bernama testikel) mengalami gangguan. Idealnya<br />
di sekitar kemaluan pria, suhunya adalah 3 derajat di bawah suhu tubuh normal.<br />
Memakai celana ketat, apalagi jika bahannya sintetis, cenderung membuat suhu di<br />
sekitar testikel meningkat. Selain itu, beberapa penyakit (infeksi, penyakit kelamin)<br />
juga bisa mempengaruhi jumlah dan kualitas sperma ini.</p>
<p>Penyebab lain adalah gaya hidup. Mulai dari kemacetan di jalan raya, beban kerja<br />
dan target tinggi, sering begadang sehingga tidur sangat minim, semua bisa menjadi<br />
penyebab ketidak-suburan para suami.</p>
<p>Teknik Mind-Body Connection<br />
Dokter spesialis kesuburuan pria bisa mengatasi penyebab infertilitas pada pria<br />
dengan terapi medis dan obat-obatan. Pijat atau terapi tusuk jarum juga bisa jadi<br />
pilihan. Tapi, yang mungkin Anda belum ketahui adalah penerapan hypnoterapi<br />
untuk mengatasi masalah ketidak-suburan. Teknik-teknik Mind-Body Conection<br />
diterapkan untuk melepas ketegangan, menghapus kecemasan, ketakutan, bahkan<br />
mungkin mengurai marah yang sudah lama ditekan masuk ke bawah sadar.</p>
<p>Sebut saja namanya Yana. Yana sudah 4 tahun lebih menikah, dan Yani – istrinya<br />
– belum hamil juga. Keduanya sudah berobat sejak tahun kedua perkawinan<br />
mereka. Risih dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sanak keluarga, mereka<br />
memeriksakan diri. Kata dokter semua baik-baik saja. Pasangan ini hanya diberi saran<br />
untuk sering-sering ber’honey-moon’ lagi. Hasilnya tetap nihil.</p>
<p>Tak sengaja, Yana diperkenalkan kepada seorang hypnoterapis di sebuah pertemuan<br />
keluarga, dan ditawarkan untuk mencoba terapi untuk meningkatkan kesuburan.<br />
Dalam sesi kedua terungkap bahwa Yana menyimpan rasa marah yang sudah<br />
bertahun-tahun tersimpan di bawah sadarnya. Ia marah pada ayahnya yang pernah</p>
<p>selingkuh. Perselingkuhan tidak sampai membuat ayah dan ibu Yana bercerai. Ayah<br />
kembali ke keluarga, namun membawa bayi mungil dari istri yang dinikahi siri, dan<br />
meninggal saat melahirkan.</p>
<p>Ibu Yana berbesar hati menerima bayi tersebut dan mengasuhnya. Yana dan adiknya<br />
pun menganggap si bayi sebagai adik mereka juga. Namun, tanpa ia pahami, Yana tak<br />
bisa mengekspresikan kemarahannya kepada ayah, yang menurutnya unfair kepada<br />
ibunya. Yana ingin memeluk dan menghibur Ibu, namun ia ragu kalau simpatinya<br />
akan menambah kepedihan di hati ibu.</p>
<p>Yana menekan rasa sedih ini bersama kemarahannya tanpa pernah bisa terekspresikan<br />
bebas hingga dewasa. Ia tak menyadari bahwa terkaitlah emosi-emosi negatif ini<br />
dengan segala hal berkenaan dengan kehadiran seorang bayi. Walau di mulut ia<br />
berucap mendambakan kehadiran buah hatinya, namun sebenarnya Yana “tidak siap’.<br />
Dan tanpa ia sadari semua ini ‘menghambat kesuburan’nya.</p>
<p>Emotional Bonding<br />
Seorang Hypnobirthing Fertility Consultant akan membantu pasangan tidak subur<br />
menemukan emosi-emosi negatif yang mungkin’tersangkut’ dan belum mendapat<br />
kesempatan diekspresikan. Seperti halnya membantu Yana menemukan emosi-emosi<br />
negatif ini dan kemudian bisa mengekspresikannya, merupakan bagian dari sesi<br />
hypnoterapi yang ia jalani. Anda bisa tebak akhir kisah Yana –Yani. Setelah Yana<br />
terbebas dari emosi negatifnya, tak lama setelah itu sang istri ngidam; katanya ingin<br />
makan nasi goreng cabe rawit setiap hari.</p>
<p>Bagi pasangan yang ternyata tak memiliki beban emosi negatif, terapis akan<br />
membawa pasangan dalam emotional bonding yang dalam dan kuat untuk menyambut<br />
kehadiran seorang bayi. Seperti apa menguatkan emotional bonding ini? Aaah, kalau<br />
Anda penasaran, mungkin Anda perlu mengontak konsultannya sesegera mungkin.<br />
Ya, mengapa tidak?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/hypnosis-for-fertility-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menterapi kemandulan pasangan dengan hipnoterapi</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/menterapi-kemandulan-pasangan-dengan-hipnoterapi/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/menterapi-kemandulan-pasangan-dengan-hipnoterapi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 09:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Cacat]]></category>
		<category><![CDATA[Genetis]]></category>
		<category><![CDATA[Infertility]]></category>
		<category><![CDATA[Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemandulan]]></category>
		<category><![CDATA[medis]]></category>
		<category><![CDATA[Pembuluh Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Samping]]></category>
		<category><![CDATA[Secondary Infertility]]></category>
		<category><![CDATA[Skrotum]]></category>
		<category><![CDATA[Suburan]]></category>
		<category><![CDATA[Suhu]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Testis]]></category>
		<category><![CDATA[Unexplained Infertility]]></category>
		<category><![CDATA[Varicocele]]></category>
		<category><![CDATA[Varises]]></category>
		<category><![CDATA[Vena]]></category>
		<category><![CDATA[Zakar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1470</guid>
		<description><![CDATA[Menterapi kemandulan pasangan dengan Hypnotherapy. Pernahkah anda mendengar, atau mungkin anda sendiri saat ini sedang mengalami kesulitan untuk memiliki anak?, padahal bedasarkan hasil pemeriksaan dokter baik anda maupun pasangan anda tidak memiliki kelainan atau masalah pada organ reproduksi anda? Dan yang ditemukan pada pemeriksaan laboratorium anda hanya ketidak seimbangan kadar hormon kesuburan? Tahukah anda kejadian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menterapi kemandulan pasangan dengan Hypnotherapy. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong>Pernahkah anda mendengar, atau mungkin anda sendiri saat ini sedang mengalami kesulitan untuk memiliki anak?, padahal bedasarkan hasil pemeriksaan dokter baik anda maupun pasangan anda tidak memiliki kelainan atau masalah pada organ reproduksi anda? Dan yang ditemukan pada pemeriksaan laboratorium anda hanya ketidak seimbangan kadar hormon kesuburan? Tahukah anda kejadian seperti ini disebut “unexplained infertility” atau “secondary infertility”.</p>
<p>Diduga, kasus secondary infertility ini lebih banyak kasusnya daripada kasus primary infertility yaitu ketidak suburan pada pasangan yang disebabkan oleh masalah atau kelainan pada organ reproduksi pria maupun wanita. Lalu bagaimana membedakan primary infertility dengan secondary infertility? Dapatkah dideteksi dini?</p>
<p>Primary infertility adalah ketidak suburan yang disebabkan oleh kerusakan atau gangguan struktur jaringan dari organ reproduksi yang didapat secara genetis, kelainan bawaan, maupun efek samping dari sebuah penyakit, hal ini dapat diketahui dengan serangkaian pemeriksaan medis dan memiliki tatalaksana yang jelas.</p>
<ol>
<li>Penyebab Primary Infertility pada Pria :</li>
</ol>
<ul>
<li><strong>Bentuk sperma cacat dan geraknya terganggu.</strong></li>
</ul>
<p>Sperma yang memiliki bentuk tidak sempuna berjumlah banyak akan mengalami kesulitan gerak untuk bertemu dengan sel telur. Sehingga kemungkinan untuk terjadinya proses pembuahan sangat rendah.</p>
<ul>
<li><strong>Jumlah sperma yg rendah.</strong></li>
</ul>
<p>Walau bentuk dan gerak sperma baik, namun bila jumlahnya kurang dari 10 juta/mililiter semen semakin memperkecil kemungkinan bertemunya sperma yang bertahan untuk bertemu dengan sel telur untuk melakukan pembuahan.</p>
<ul>
<li><strong>Varicocele.</strong></li>
</ul>
<p>Yaitu terjadinya pelebaran pembuluh darah vena (varises) pada skrotum (kantung zakar) yang menyebabkan terganggunya pengaturan suhu pada testis, menjadi terlalu panas sehingga menghasilkan sperma yang tidak sempurna baik bentuk maupun gerakannya.</p>
<ul>
<li><strong>Undescended testicle.</strong></li>
</ul>
<p>Gagal turunnya testis (buah zakar) dari perut ke kantung zakar pada saat pematangan janin dalam kandungan, sehingga buah zakar terpapar suhu yang lebih panas dibandingkan suhu pada kantung zakar, dan hal ini mempengaruhi kualitas dan produksi dari sperma.</p>
<ul>
<li><strong>Testosterone deficiency</strong>.</li>
</ul>
<p>Atau disebut hypogonadism, yaitu rendahnya produksi hormon testosterone pada testis yang mempengaruhi kerja kelenjar hypothalamus dan kelenjar ptuitary yang mengatur produksi hormon kesuburan, sehingga produksinya pun menurun.</p>
<ul>
<li><strong>Genetic defects.</strong></li>
</ul>
<p>Atau yang dikenal sebagai sindrom Klinefelter, dimana seorang pria memiliki dua kromosom X, (normalnya hanya satu) sehingga membuat pembentukan testis menjadi tidak normal yang bisa menyebabkan Azoospermia (sperma tidak bisa di produksi) atau jumlah produksi sperma yang sangat rendah, karena gangguan pada produksi hormon testoteron.</p>
<ul>
<li><strong>Infeksi.</strong></li>
</ul>
<p>Umumnya terjadi bila pernah terpapar oleh penyakit menular sexual, seperti Gonorhoe (raja singa), terjangkit virus mumps/parotitis (gondongan) atau penyakit infeksi saluran kemih, yang mengakibatkan terjadinya sumbatan pada saluran sperma atau saluran semen, sehingga sperma dan atau semen tidak dapat lewat dan terdorong keluar.</p>
<ol>
<li>Penyebab Primary Infertility pada Wanita :</li>
</ol>
<ul>
<li><strong>Rusak atau tersumbatnya saluran indung telur.</strong></li>
</ul>
<p>Di timbulkan oleh infeksi, terutama infeksi dari pemyakit menular sexual yang menimbulkan kerusakan pada saluran indung telur dan tersumbatnya saluran indung telur, sehingga sel telur yang sudah siap dibuahi tidak bisa lewat untuk menuju rahim.</p>
<ul>
<li><strong>Endometriosis.</strong></li>
</ul>
<p>Hal ini terjadi bila lapisan dalam rahim berada diluar rahim, biasanya hal ini sangat mempengaruhi fungsi indung telur, rahim dan saluran indung telur, sehingga sering menyebabkan ketidak suburan pada wanita.</p>
<ul>
<li><strong>Kelainan Ovulasi. </strong></li>
</ul>
<p>Segala macam pengakit yang menimbulkan kerusakan pada bagian kelenjar hypothalamus dan pituitari (tumor, pedarahan otak) akan berakibat menurunnya produksi LH dan FSH pada wanita, hal ini menyebabkan terjadinya pelepasan sel telur dari indung telur.</p>
<ul>
<li><strong>Polycystic Ovary Syndrome. (PcOS)</strong></li>
</ul>
<p>Pada tubuh wanita yang memproduksi hormon androgen berlebihan, kerap ditemukan kista multiple pada indung telur, hal ini mengganggu pelepasan sel telur. PcOS juga terkait dengan diabetes dan obesitas.</p>
<ul>
<li><strong>Menopause Dini.</strong></li>
</ul>
<p>Menopause adalah berhentinya siklus menstruasi yang diikuti dengan mengecilnya folikel pada indung telur, dikatakan dini bila hal tersebut terjadi pada wanita dengan usia dibawah 40 tahun. Walau penyebabnya belum pasti, menopause dini dapat juga terjadi pada wanita dengan penyakit autoimune, wanita yang sedang dalam perawatan radiotherapi atau kemotherapi untuk kanker, juga pada wanita perokok.</p>
<ul>
<li><strong>Tumor Fibroid Dinding Rahim.</strong></li>
</ul>
<p>Tumor fibroid adalah tumor jinak yang menempel pada dinding rahim, dan kadang ditemukan pada wanita di usia 30an dan 40an, jarang sekali tumor fibroid menyebabkan sumbatan / tekanan pada saluran indung telur, tapi lebih sering menyebabkan gangguan penempelan sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim, sehingga sel telur ysng sudah dibuahi tersebut tidak dapat berkembang dan tumbuh.</p>
<ul>
<li><strong>Perlengketan Organ Panggul.</strong></li>
</ul>
<p>Adalah terjadinya perlengketan organ organ yang  ada pada rongga panggul akibat dari tumbuhnya jaringan parut pada wanita dengan riwayat inffeksi rongga panggul, riwayat operasi pada bagian perut bawah dan atau bagian panggul. Jaringan ikat ini mengganggu kesuburan anda.</p>
<ul>
<li><strong>Gangguan Kelenjar Thyroid</strong></li>
</ul>
<p>Kelebihan hormon thyroid (Hiperthyroidism) ataupun kekurangan hormon thyroid (Hipothyroidism) akan merusak siklus menstruasi, yang berakibat terganggunya proses pelepasan sel telur (ovulasi).</p>
<p>Dari beberapa hal diatas, bila ternyata anda mengidap salah satu masalah tersebut, teknologi kedokteran dapat membantu anda yang disebut ART (Assisted Reproductive Technology) , antara lain :</p>
<ul>
<li><strong>IVF (In Vitro Fertilization)</strong>, yaitu sebuah prosedur yang membantu mempertemukan sperma dengan sel telur pada sebuah media khusus, lalu hasil konsepsi setelah berumur 3-5 hari tersebut dilekatkan pada dinding rahim. Dari tiga kasus, 1 berhasil menjadi kehamilan.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection)</strong>, dengan memilih sperma terbaik, sperma tersebut dibantu untuk masuk kedalam sel telur menggunakan jarum mikroskopik, setelah terjadi pembuahan sel telur diletakan pada dinding rahim.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer)</strong>, setelah sperma dan sel telur dipertemukan pada media khusus, lalu dimasukan (disuntikan) ke dalam saluran indung telur, sehingga terjadi pembuahan yang alami, namun cara ini jarang dilakukan karena tingkat kesuksesannya lebih kecil dibandingkan tekhnik IVF.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>IUI (IntraUterine Insemination)</strong>, dengan cara memasukan sperma kedalam rahimyang melewati leher rahim dengan menggunakan sejenis kateter yang tipis dan fleksibel, proses pelaksanaannya tidal lama hanya memakan waktu 60 – 90 detik, hanya saya memerlukan alat tambahan yaitu spekulum (seperti cocor bebek) untuk membuka mulut vagina, kadang mulut rahim sulit untuk di capai, maka digunakanlah tenakulum (sejenis penjepit) untuk menahan leher rahim, dan ini kerap  membuat prosesnya menjadi kurang nyaman.</li>
</ul>
<p>Biaya yang dikeluarkan untuk menempuh cara ini cukup mahal, karena biasanya disertai dengan pemeriksaan pemeriksaan laboratoriun, USG, dan obat obatan penyubur. Ditambah lagi, dalam serangkaian pelaksanaan tersebut masih ada faktor kegagalan, yang berakibat harus diulangnya pelaksanaan prosedur tersebut yang berarti anda harus kembali menabung uang puluhan juta anda. Salah satu hal yang membuat prosedur ART mengalami ke gagalan adalah kondisi mental dan emosi sang calon ibu yang belum siap, karena masih terdapat trauma atau mental block yang tersimpan di alam bawah sadarnya, akan sangat bermanfaat bila tekhnologi ART ini dipadu padankan dengan hypnotherapi untuk memperkecil terjadinya kegagalan konsepsi.</p>
<p>Bila anda baru saja menikah, silahkan saja untuk memeriksakan diri anda dan pasangan anda, apakah terdapat masalah dengan kesuburan atau tidak. Namun bila anda dan pasangan anda ditemukan dalam batas normal, namun sudah beberapa waktu mencoba untuk mendapatkan keturunan dan belum juga mendatangkan hasil, bisa jadi anda atau pasangan anda mengalami “secondary infertility”. Secondary Infertility erat sekali kaitannya dengan <em>status emosional</em>, <em>kondisi fisik,</em> dan <em>program alam bawah sadar</em> yang tanpa sengaja anda atau pasangan anda ciptakan. Seperti apa?</p>
<p><strong><em>Status Emosional.</em></strong></p>
<p>Status emosional ini paling banyak pengaruhnya pada wanita dibandingkan pria, trauma masa lalu kerap ditemukan pada wanita dengan secondary infertility. Latar belakang pendidikan dan lingkungan pada keluarga yang orang tuanya bercerai sangat mempengaruhi alam bawah sadar anak perempuan pada keluarga tersebut, sehinga muncul kebencian terhadap laki laki yang berdampak pada tubuh-fikiran anak perempuan tersebut berupa terbentuknya Anti-sperm antibodies (antibodi yang di buat oleh tubuh-fikiran khusus untuk mematikan sperma yang masuk kedalam tubuh.) sehingga setiap sel sperma yang masuk kedalam tubuh perempuan tersebut sudah pasti akan segera di bunuh oleh sistem pertahanan tubuhnya. Hal ini juga kerap terjadi pada perempuan dengan riwayat pelecehan seksual, yang tidak segera mendapatkan therapi mental.</p>
<p>Bahkan pada wanita yang memiliki ketakutan untuk melahirkan, dan pada wanita yang memiliki ketakutan akan rusaknya penampilan setelah melahirkan juga dapat menyebabkan secondary infertility, kecemasaan saat proses kehamilan juga bisa menyebabkan hal ini, bagaimana mungkin? Wanita, (juga pria) yang dilanda kecemasan, ketakutan, kekhawatiran akan memproduksi hormon stres yaitu katekolamin, hormon katekolamin ini sangat berpengaruh pada pusat pengaturan hormon di otak yaitu kelenjar hypothalamus dan kelenjar pituitari, pada wanita cara kerja katekolamin terhadap hypothalamus dan pituitari adalah ketika katekolamin diterima oleh  kelenjar hypothalamus, maka hypothalamus akan melepaskan depleted Gonadothropin Releasing Hormon (depleted GnRH), dan apa bila hormon ini beredar di pembuluh darah lalu masuk ke kelenjar pituitari, maka kelenjar pituitari akan merespon hal tersebut dengan menghambat pelepasan Luteinizing Hormon (LH) dan Folicle Stimulating Hormone (FSH) dimana kedua hormon ini adalah hormon yang esensial bagi proses reproduksi, dari sini jelas dengan terhambatnya pelepasan LH dan FSH maka kemampuan reproduksi seseorangpun akan terganggu, dan setiap ada perubahan hormon sekecilapapun akan menyebabkan reaksi berantai pada bagian tubuh yang lain.</p>
<p>Belum cukup sampai disitu, ternyata stress sosial juga memiliki peran dalam secondary infertility, tunggu dulu.., apaitu stress sosial?. Stress sosial adalah tekanan mental yang disebabkan oleh lingkungan sosial, dalam hal ini stress sosial yang saya maksudkan adalah pertanyaan pertanyaan “rutin” yang kerap dilontarkan masyarakat kepada perempuan yang baru saja menikah, yaitu “kapan hamilnya?”, “Sudah isi apa belum?” “kok belum hamil juga?” , apa anda ingat dengan pertanyaan tersebut? Atau anda pernah menanyakannya juga kepada teman atau kerabat anda? , kalau saya boleh menyarankan kepada anda, stop bertanya demikian kepada orang lain, atau tak perlu anda hiraukan apabila ada teman, kerabat, atau tetangga anda yang bertanya seperti itu kepada anda!, Kenapa? Karena mereka tidak memiliki hak untuk mengatur fungsi alami tubuh anda. Bagi anda yang saat ini sering mendengar dan menemukan orang orang yang bertanya demikian, saya bisa merasakan betapa tertekannya anda.. kondisi mental anda yang tertekan seperti ini merupakan sebuah stress bagi tubuh-fikiran anda, dan ingat pula, hali ini akan direspon oleh tubuh kita dengan memproduksi hormon kortisol, setelah penjelasan pada paragraf diatas, saya yakin pasti anda sudah memahami bagaimana efek hormon tersebut terhadap organ reproduksi anda dan cita cita anda untuk segera memiliki keturunan!</p>
<p><strong><em>Kondisi Fisik. </em></strong></p>
<p>Kondisi fisik juga dapat membuat terjadinya secondary infertility, pada tubuh yang melakukan olah raga yang berlebihan juga memproduksi hormon stress, yaitu cortisol pada atlit atheltik perempuan yang sedang berlatih giat untuk sebuah kejuaraan, kadar hormon kortisolnya akan meningkat sehingga mengganggu proses menstruasinya, bila siklus menstruasi terganggu maka secara otomatis tingkat kesuburannya pun terganggu, namun hal ini tidak bersifat permanen karena dengan istirahat yang memadai kadar kortisol akan kembali turun. Bagi anda pria yang sangat senang mengendarai sepeda, dan belum punya keturunan, saya saraankan untuk “cuti” bersepeda paling tidak selama dua minggu. Disamping kadar kortisol tinggi dalam darah, saat bersepeda 40% berat tubuh pria yang bersepeda bertumpu pada daerah pangkal paha-yang diantaranya terdapat kantung zakar, sehingga akibat tekanan tersebut suplai darah ke daerah zakar terganggu, yang menyebabkan gangguan pembentukan sperma, ditambah lagi dengan meningkatnya suhu pada daerah tersebut yang turut mengganggu pembentukan sperma yang sehat dan baik. Namun sekali lagi hal ini tidak permanen, istirahat yang memadai akan mengembalikan fungsi normal kesuburan anda.</p>
<p><strong><em>Program Alam Bawah Sadar.</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong>Percayakah anda bahwa anda seringkali membuat program alam bawah sadar untuk diri anda sendiri, namun anda tidak menyadarinya? Ya, program alam bawah sadar yang anda buat itu bernama <em>self talk, </em>menurut Deepak Chopra kita melakukan self talk dalam seharinya bisa mencapai 10.000 kata, dan diantara 10.000 kata tersebut hanya 20% yang bermakna positif, kata kata yang sering kali diucapkan saat self talk, akan menjadi sebuah program alam bawah sadar dan menjadi <em>self image</em> anda, lalu apa kaitannya dengan secondary infertility? Sangat berkaitan! Pernahkah anda berkata kepada diri anda seperti ini : “saya belum mau punya anak sebelum saya punya rumah/mobil” atau “kalo saya punya anak sekarang, karier saya akan terganggu”, atau “saya belum mau punya anak kalau pasangan saya masih tinggal berjauhan”, atau “untuk punya anak perlu uang banyak” seperti itu? Hal ini adalah self talk yang mempengaruhi kerja tubuh anda untuk menolak kehamilan, sehingga dapat menyebabkan ketidak seimbangan hormon, agar apa yang anda “ingin”kan (untuk tidak hamil) terlaksana. Luar biasa bukan?</p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Bagaimana Hypnotherapi dapat membantu masalah tersebut?</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>Hypnotherapi bekerja pada level mekanisme bawah sadar, bahkan dapat menelusuri permasalahan yang terjadi pada masa lalu-yang mungkin saja kita sudah lupa atau tidak menyadarinya. Masalah seperti trauma, ketakutan, kecemasan dan lain lain akan diatasi dengan baik dengan menggunakan tekhnik yang ada pada hypnotherapi, seperti regresi, forgiveness, inform child technique dan banyak lagi. Belum lagi penggunaan Ego State therapi yang luwes dan anggun dapat membantu anda untuk keluar dari kondisi negatif emosi anda dengan cara yang lebih nyaman.</p>
<p>Dengan menggunakan hypnotherapi, self talk anda yang bersifat negatif dapat di perbaiki, bahkan stress sosial pun bukan lagi masalah untuk anda. Dan yang lebih penting lagi, saat anda sudah melepaskan masalah dalam tubuh dan fikiran anda, yang terjadi adalah tubuh melepaskan hormon endorfin, hormon ini adalah kebalikan dari hormon katekolamin maupun kortisol, efek dari hormon ini membuat fikiran lebih fokus dan tenang, tubuh terasa segar nyaman dan<em> mood </em>dari pasien/ klien juga terkoreksi, menjadi lebih baik. Bahkan bukan itu saja, hypnotherapi memberikan sebuah sudut pandang baru yang lebih positif terhadap permasalahan alam bawah sadar anda, sehingga tidak lagi menjadi sebuah stress bagi tubuh-fikiran anda, demikian pembentukan hormon kortisol maupun katekolamin akan menurun secara signifikan, yang dapat langsung dirasakan yaitu adanya perasaan lega, tenang, damai dan bahagia. Dengan menggunakan tekhnik tertentu hypnotherapi dapat meningkatkan daya tahan terhadap stress (Increase Stress Resistance Level), dan ini dapat di instal pada alam bawah sadar anda, sehingga kapan pun dimanapun saat anda mulai merasakan ketidak nyamanan anda dapat menjalankan program tersebut dengan hanya menyebutkan kata kuncinya saja.</p>
<p>Hypnotherapi terbukti efektif untuk meningkatkan produksi endorfin dalam tubuh, dengan meningkatnya endorfin kinerja dari seluruh organ tubuh bekerja maksimal, endorfin menciptakan kondisi tubuh pada puncak kesuburan untuk melangsungkan proses konsespsi dan menjalani proses kehamilan bahkan proses persalinan yang sehat dan alami. Endorfin adalah sebuah hormon yang diproduksi saat seseorang merasakan tenang dan bahagia, hormon ini juga memiliki kekuatan untuk meredakan sakit, dan memiliki potensial aksi sekuat morfin, endorfin kadar tinggi bisa didapatkan dengan cara yang mudah, yaitu : Hypnotherapi, menikmati hubungan sex yang sehat, pijat endorfin, bermeditasi dan humor.</p>
<p><strong><em>Saya dan HypnoBirthing Fertility Consultant.</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong>Sebelumnya saya hanya memiliki kemampuan hypnotherapy dan HypnoBirthing (tekhnik persalinan alami tanpa nyeri) saja, karena sesuai dengan latar belakang saya yang berpendidikan dokter, seiring waktu saya berpraktek sebagai therapist, beberapa kali saya menemukan pasangan yang mengininkan keturunan, namun tidak memiliki masalah dengan organ reproduksinya, dari sini membuat saya mencari tahu apa dan bagaimana Hypnotherapi bisa membantu pasangan yang ingin mendapatkan keturunan. Berawal dengan membaca buku HypnoFertility karya Lynsi Eastburn, BCH.  Saya menemukan konsep bagaimana tubuh-fikiran bekerja dan pengaruhnya terhadap proses konsepsi (pembuahan), dari buku ini saya membantu pasangan muda yang sudah 2 tahun menikah namun belum di karuniai keturunan, apa yang saya dapatkan? Selang beberapa waktu saya mendapatkan kabar bahwa sang istri sedang mengandung 5 minggu. Luar biasa!</p>
<p>Dari sini saya berniat untuk mengambil kelas pelatihan untuk fertility, rupanya Yang Maha Kuasa mengabulkan permintaan saya, di bulan Juni 2011, saya mendapatkan kabar bahwa <strong>Sherry Gilbert, Vice Director of HypnoBirthing Institute, USA.</strong> tengah bertandang ke singapore, dan disana beliau membuka kelas untuk sertifikasi <em>fertility consultant,</em> maka berangkatlah saya. HypnoBirthing Institute berdiri sejak 1989 di Arizona, pada awal tahun 2000an HypnoBirthing Institute mengembangkan sebuah tekhnik hypnotherapi untuk kesuburan, sudah banyak lulusan dari HypnoBirthing Institute yang berperdikat HBCE (HypnoBirthing ChildBirth Educator) untuk menunjang persalinan alami dengan nyeri minimal dan HBFC (Hypnobirthing Fertility Consultant) yang membantu pasangan untuk memiliki keturunan dengan cara alami tersebar di seluruh dunia, mulai dari Inggris, Kanada, Autralia, Jepang, Taiwan, Singapore, Pakistan, Rusia, Yunani dan di Amerika sendiri. Di Indonesia, saat ini hanya ada dua orang pemegang sertifikasi HBFC, dan kebetulan saya adalah salah satunya.</p>
<p><strong><em>Studi Kasus :</em></strong></p>
<p>Kasus berikut ini tentang pasangan yang sudah 2 tahun menikah tapi belum juga dikaruniai anak, sebut saja Dhani dan Mulan (nama samaran), dhani dan mulan sudah mencoba untuk konsultasi ke 3 dokter spesialis kandungan dan konsultan kesuburan bahkan mulan sudah pernah diberikan obat penyubur kandungannya namun sampai saat keduanya bertemu saya masih belum menuunjukan hasil yang diinginkan. Dari pemeriksaan USG sempat di ungkapkan oleh salah seorang dokter kandungan yang mereka datangi bahwa ada kista di rahim mulan dengan diameter 4cm, mengetahui hal tersebut tentu sangat mengejutkan keduanya, terutama mulan yang terlihat terpukul mendengar berita itu.</p>
<p>Tidak puas dengan pemeriksaan dokter kandungan yang lalu, dhani mengajak mulan untuk mencari <em>second opinion </em>ke dokter kandungan yang lain untuk dilakukan USG ulang, dan benar saja, saat USG ulang dokter kandungan yang kedua tidak menemukan kista satupun, dhani berharap mulan terhibur dengan hasil pemeriksaan tersebut namun yang terjadi malah sebaliknya, mulan semakin bingung ia jadi meragukan hasil pemeriksaan dua dokter kandungan yang pernah di temuinya, dan hal itu tampak membuat mulan semakin stress dan bingung.</p>
<p>Melihat kondisi istri tercintanya semakin bingung, akhirnya dhani mengajak mulan untuk kembali konsultasi dengan dokter, dokter menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan kadar hormon kesuburan pada mulan, dan hasilnya kurang lebih normal kalaupun ada nilai yang lebih dari normal itupun tidak signifikan, dan mulan pun diberi obat penyubur kandungan dan ditawarkan untuk dilakukan IVF (in vitro fertilization), saat diterangkan  prosedur tindakannya mulan menolak dengan alasan belum siap mental. Lalu dhani pun berinisiatif untuk memeriksa spermanya, untuk mencari tahu apakah masalah ini sesungguhnya bersumber dari dirinya, dan ternyata tidak, hasil pemeriksaan sperma dhani normal normal saja.</p>
<p>Mengetahui hasil pemeriksaan sperma dhani, mulan semakin merasa bersalah, ia merasa tidak berguna dan mengganggap dirinya tidak subur, ditambah lagi pertanyaan pertanyaan tentang kehamilan kepada dirinya yang semakin membuat mulan tersudut. Melihat gelagat tidak baik, akhirnya dhani meminta mulan cuti kerja dan menjauhkan mulan dari hal hal yang berbau medis serta menghimbau kepada keluarga besarnya untuk tidak menyinggung tentang kehamilan di depan mulan.</p>
<p>Sampai akhirnya dhani dan mulan bertemu saya pada sebuah acara <em>gathering </em>di jakarta, secara kebetulan saya berbicara pada forum <em>gathering</em> tersebut bahwa hypnoterapi bisa membantu pasangan yang belum memiliki buah hati, selesai acara dhani menghampiri saya dan bercerita tentang masalahnya, lalu saya bilang ke dhani “kalau boleh saya ketemu dan berkenalan mba mulan, dan sedikit bertanya barangkali ada yang bisa saya bantu..” lalu dhani pun mengajak mulan untuk bertemu saya. Kesempatan itu saya gunakan sebaik mungkin untuk menggali informasi dan mencari akar masalah yang dihadapi mulan.</p>
<p>Setelah saya merasa cukup mendapatkan informasi dan mengerti akar permasalahan yang dihadapi mulan saya menawarkan mulan untuk di lakukan hypnotherapi saat itu juga, awalnya mulan merasa takut, karena para peserta <em>gathering </em>masih banyak yang belum pulang, lalu saya bilang ke mulan “mba kalau saja semua orang disini tau apa yang dihadapi oleh mba mulan saya yakin mereka pasti mendukung mba mulan untuk melakukan hal ini (hypnotherapi), terdiam sejenak namun akhirnya mulan menyetujui untuk dilakukan hypnotherapi ditempat, benar saja saat peserta <em>gathering</em> lain tau, semua berkumpul dan memberikan semangat kepada mulan, mulan tersenyum lebar walau saya lihat masih ada rasa takut di matanya.</p>
<p>Lalu saya lakukan hipnoterapi baik suami dan isterinya. Dilakukan baik menghilangkan faktor penyebab secara pikiran dan fisikal. Kemudian pasangan tersebut pulang dengan perasaan tenang dan lega. Setelah tiga bulan kemudian setelah saya terapi,  mulan mengirim pesan kepada saya lewat telepon selular bahwa saat ini dia sudah telat haid selama 5 minggu. Wow!.. saya turut berbahagia untuk dhani dan mulan.</p>
<p>Sekarang, apalagi yang anda tunggu? ikuti workshopnya klik</p>
<p><strong>Menterapi kemandulan pasangan dengan Hypnotherapy. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>by: Dr Rahmat Yanuardi</strong></p>
<p><strong>Senior Trainer School of Mind Reprogramming<br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong>Pernahkah anda mendengar, atau mungkin anda sendiri saat ini sedang mengalami kesulitan untuk memiliki anak?, padahal bedasarkan hasil pemeriksaan dokter baik anda maupun pasangan anda tidak memiliki kelainan atau masalah pada organ reproduksi anda? Dan yang ditemukan pada pemeriksaan laboratorium anda hanya ketidak seimbangan kadar hormon kesuburan? Tahukah anda kejadian seperti ini disebut “unexplained infertility” atau “secondary infertility”.</p>
<p>Diduga, kasus secondary infertility ini lebih banyak kasusnya daripada kasus primary infertility yaitu ketidak suburan pada pasangan yang disebabkan oleh masalah atau kelainan pada organ reproduksi pria maupun wanita. Lalu bagaimana membedakan primary infertility dengan secondary infertility? Dapatkah dideteksi dini?</p>
<p>Primary infertility adalah ketidak suburan yang disebabkan oleh kerusakan atau gangguan struktur jaringan dari organ reproduksi yang didapat secara genetis, kelainan bawaan, maupun efek samping dari sebuah penyakit, hal ini dapat diketahui dengan serangkaian pemeriksaan medis dan memiliki tatalaksana yang jelas.</p>
<ol>
<li>Penyebab Primary Infertility pada Pria :</li>
</ol>
<ul>
<li><strong>Bentuk sperma cacat dan geraknya terganggu.</strong></li>
</ul>
<p>Sperma yang memiliki bentuk tidak sempuna berjumlah banyak akan mengalami kesulitan gerak untuk bertemu dengan sel telur. Sehingga kemungkinan untuk terjadinya proses pembuahan sangat rendah.</p>
<ul>
<li><strong>Jumlah sperma yg rendah.</strong></li>
</ul>
<p>Walau bentuk dan gerak sperma baik, namun bila jumlahnya kurang dari 10 juta/mililiter semen semakin memperkecil kemungkinan bertemunya sperma yang bertahan untuk bertemu dengan sel telur untuk melakukan pembuahan.</p>
<ul>
<li><strong>Varicocele.</strong></li>
</ul>
<p>Yaitu terjadinya pelebaran pembuluh darah vena (varises) pada skrotum (kantung zakar) yang menyebabkan terganggunya pengaturan suhu pada testis, menjadi terlalu panas sehingga menghasilkan sperma yang tidak sempurna baik bentuk maupun gerakannya.</p>
<ul>
<li><strong>Undescended testicle.</strong></li>
</ul>
<p>Gagal turunnya testis (buah zakar) dari perut ke kantung zakar pada saat pematangan janin dalam kandungan, sehingga buah zakar terpapar suhu yang lebih panas dibandingkan suhu pada kantung zakar, dan hal ini mempengaruhi kualitas dan produksi dari sperma.</p>
<ul>
<li><strong>Testosterone deficiency</strong>.</li>
</ul>
<p>Atau disebut hypogonadism, yaitu rendahnya produksi hormon testosterone pada testis yang mempengaruhi kerja kelenjar hypothalamus dan kelenjar ptuitary yang mengatur produksi hormon kesuburan, sehingga produksinya pun menurun.</p>
<ul>
<li><strong>Genetic defects.</strong></li>
</ul>
<p>Atau yang dikenal sebagai sindrom Klinefelter, dimana seorang pria memiliki dua kromosom X, (normalnya hanya satu) sehingga membuat pembentukan testis menjadi tidak normal yang bisa menyebabkan Azoospermia (sperma tidak bisa di produksi) atau jumlah produksi sperma yang sangat rendah, karena gangguan pada produksi hormon testoteron.</p>
<ul>
<li><strong>Infeksi.</strong></li>
</ul>
<p>Umumnya terjadi bila pernah terpapar oleh penyakit menular sexual, seperti Gonorhoe (raja singa), terjangkit virus mumps/parotitis (gondongan) atau penyakit infeksi saluran kemih, yang mengakibatkan terjadinya sumbatan pada saluran sperma atau saluran semen, sehingga sperma dan atau semen tidak dapat lewat dan terdorong keluar.</p>
<ol>
<li>Penyebab Primary Infertility pada Wanita :</li>
</ol>
<ul>
<li><strong>Rusak atau tersumbatnya saluran indung telur.</strong></li>
</ul>
<p>Di timbulkan oleh infeksi, terutama infeksi dari pemyakit menular sexual yang menimbulkan kerusakan pada saluran indung telur dan tersumbatnya saluran indung telur, sehingga sel telur yang sudah siap dibuahi tidak bisa lewat untuk menuju rahim.</p>
<ul>
<li><strong>Endometriosis.</strong></li>
</ul>
<p>Hal ini terjadi bila lapisan dalam rahim berada diluar rahim, biasanya hal ini sangat mempengaruhi fungsi indung telur, rahim dan saluran indung telur, sehingga sering menyebabkan ketidak suburan pada wanita.</p>
<ul>
<li><strong>Kelainan Ovulasi. </strong></li>
</ul>
<p>Segala macam pengakit yang menimbulkan kerusakan pada bagian kelenjar hypothalamus dan pituitari (tumor, pedarahan otak) akan berakibat menurunnya produksi LH dan FSH pada wanita, hal ini menyebabkan terjadinya pelepasan sel telur dari indung telur.</p>
<ul>
<li><strong>Polycystic Ovary Syndrome. (PcOS)</strong></li>
</ul>
<p>Pada tubuh wanita yang memproduksi hormon androgen berlebihan, kerap ditemukan kista multiple pada indung telur, hal ini mengganggu pelepasan sel telur. PcOS juga terkait dengan diabetes dan obesitas.</p>
<ul>
<li><strong>Menopause Dini.</strong></li>
</ul>
<p>Menopause adalah berhentinya siklus menstruasi yang diikuti dengan mengecilnya folikel pada indung telur, dikatakan dini bila hal tersebut terjadi pada wanita dengan usia dibawah 40 tahun. Walau penyebabnya belum pasti, menopause dini dapat juga terjadi pada wanita dengan penyakit autoimune, wanita yang sedang dalam perawatan radiotherapi atau kemotherapi untuk kanker, juga pada wanita perokok.</p>
<ul>
<li><strong>Tumor Fibroid Dinding Rahim.</strong></li>
</ul>
<p>Tumor fibroid adalah tumor jinak yang menempel pada dinding rahim, dan kadang ditemukan pada wanita di usia 30an dan 40an, jarang sekali tumor fibroid menyebabkan sumbatan / tekanan pada saluran indung telur, tapi lebih sering menyebabkan gangguan penempelan sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim, sehingga sel telur ysng sudah dibuahi tersebut tidak dapat berkembang dan tumbuh.</p>
<ul>
<li><strong>Perlengketan Organ Panggul.</strong></li>
</ul>
<p>Adalah terjadinya perlengketan organ organ yang  ada pada rongga panggul akibat dari tumbuhnya jaringan parut pada wanita dengan riwayat inffeksi rongga panggul, riwayat operasi pada bagian perut bawah dan atau bagian panggul. Jaringan ikat ini mengganggu kesuburan anda.</p>
<ul>
<li><strong>Gangguan Kelenjar Thyroid</strong></li>
</ul>
<p>Kelebihan hormon thyroid (Hiperthyroidism) ataupun kekurangan hormon thyroid (Hipothyroidism) akan merusak siklus menstruasi, yang berakibat terganggunya proses pelepasan sel telur (ovulasi).</p>
<p>Dari beberapa hal diatas, bila ternyata anda mengidap salah satu masalah tersebut, teknologi kedokteran dapat membantu anda yang disebut ART (Assisted Reproductive Technology) , antara lain :</p>
<ul>
<li><strong>IVF (In Vitro Fertilization)</strong>, yaitu sebuah prosedur yang membantu mempertemukan sperma dengan sel telur pada sebuah media khusus, lalu hasil konsepsi setelah berumur 3-5 hari tersebut dilekatkan pada dinding rahim. Dari tiga kasus, 1 berhasil menjadi kehamilan.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection)</strong>, dengan memilih sperma terbaik, sperma tersebut dibantu untuk masuk kedalam sel telur menggunakan jarum mikroskopik, setelah terjadi pembuahan sel telur diletakan pada dinding rahim.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer)</strong>, setelah sperma dan sel telur dipertemukan pada media khusus, lalu dimasukan (disuntikan) ke dalam saluran indung telur, sehingga terjadi pembuahan yang alami, namun cara ini jarang dilakukan karena tingkat kesuksesannya lebih kecil dibandingkan tekhnik IVF.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>IUI (IntraUterine Insemination)</strong>, dengan cara memasukan sperma kedalam rahimyang melewati leher rahim dengan menggunakan sejenis kateter yang tipis dan fleksibel, proses pelaksanaannya tidal lama hanya memakan waktu 60 – 90 detik, hanya saya memerlukan alat tambahan yaitu spekulum (seperti cocor bebek) untuk membuka mulut vagina, kadang mulut rahim sulit untuk di capai, maka digunakanlah tenakulum (sejenis penjepit) untuk menahan leher rahim, dan ini kerap  membuat prosesnya menjadi kurang nyaman.</li>
</ul>
<p>Biaya yang dikeluarkan untuk menempuh cara ini cukup mahal, karena biasanya disertai dengan pemeriksaan pemeriksaan laboratoriun, USG, dan obat obatan penyubur. Ditambah lagi, dalam serangkaian pelaksanaan tersebut masih ada faktor kegagalan, yang berakibat harus diulangnya pelaksanaan prosedur tersebut yang berarti anda harus kembali menabung uang puluhan juta anda. Salah satu hal yang membuat prosedur ART mengalami ke gagalan adalah kondisi mental dan emosi sang calon ibu yang belum siap, karena masih terdapat trauma atau mental block yang tersimpan di alam bawah sadarnya, akan sangat bermanfaat bila tekhnologi ART ini dipadu padankan dengan hypnotherapi untuk memperkecil terjadinya kegagalan konsepsi.</p>
<p>Bila anda baru saja menikah, silahkan saja untuk memeriksakan diri anda dan pasangan anda, apakah terdapat masalah dengan kesuburan atau tidak. Namun bila anda dan pasangan anda ditemukan dalam batas normal, namun sudah beberapa waktu mencoba untuk mendapatkan keturunan dan belum juga mendatangkan hasil, bisa jadi anda atau pasangan anda mengalami “secondary infertility”. Secondary Infertility erat sekali kaitannya dengan <em>status emosional</em>, <em>kondisi fisik,</em> dan <em>program alam bawah sadar</em> yang tanpa sengaja anda atau pasangan anda ciptakan. Seperti apa?</p>
<p><strong><em>Status Emosional.</em></strong></p>
<p>Status emosional ini paling banyak pengaruhnya pada wanita dibandingkan pria, trauma masa lalu kerap ditemukan pada wanita dengan secondary infertility. Latar belakang pendidikan dan lingkungan pada keluarga yang orang tuanya bercerai sangat mempengaruhi alam bawah sadar anak perempuan pada keluarga tersebut, sehinga muncul kebencian terhadap laki laki yang berdampak pada tubuh-fikiran anak perempuan tersebut berupa terbentuknya Anti-sperm antibodies (antibodi yang di buat oleh tubuh-fikiran khusus untuk mematikan sperma yang masuk kedalam tubuh.) sehingga setiap sel sperma yang masuk kedalam tubuh perempuan tersebut sudah pasti akan segera di bunuh oleh sistem pertahanan tubuhnya. Hal ini juga kerap terjadi pada perempuan dengan riwayat pelecehan seksual, yang tidak segera mendapatkan therapi mental.</p>
<p>Bahkan pada wanita yang memiliki ketakutan untuk melahirkan, dan pada wanita yang memiliki ketakutan akan rusaknya penampilan setelah melahirkan juga dapat menyebabkan secondary infertility, kecemasaan saat proses kehamilan juga bisa menyebabkan hal ini, bagaimana mungkin? Wanita, (juga pria) yang dilanda kecemasan, ketakutan, kekhawatiran akan memproduksi hormon stres yaitu katekolamin, hormon katekolamin ini sangat berpengaruh pada pusat pengaturan hormon di otak yaitu kelenjar hypothalamus dan kelenjar pituitari, pada wanita cara kerja katekolamin terhadap hypothalamus dan pituitari adalah ketika katekolamin diterima oleh  kelenjar hypothalamus, maka hypothalamus akan melepaskan depleted Gonadothropin Releasing Hormon (depleted GnRH), dan apa bila hormon ini beredar di pembuluh darah lalu masuk ke kelenjar pituitari, maka kelenjar pituitari akan merespon hal tersebut dengan menghambat pelepasan Luteinizing Hormon (LH) dan Folicle Stimulating Hormone (FSH) dimana kedua hormon ini adalah hormon yang esensial bagi proses reproduksi, dari sini jelas dengan terhambatnya pelepasan LH dan FSH maka kemampuan reproduksi seseorangpun akan terganggu, dan setiap ada perubahan hormon sekecilapapun akan menyebabkan reaksi berantai pada bagian tubuh yang lain.</p>
<p>Belum cukup sampai disitu, ternyata stress sosial juga memiliki peran dalam secondary infertility, tunggu dulu.., apaitu stress sosial?. Stress sosial adalah tekanan mental yang disebabkan oleh lingkungan sosial, dalam hal ini stress sosial yang saya maksudkan adalah pertanyaan pertanyaan “rutin” yang kerap dilontarkan masyarakat kepada perempuan yang baru saja menikah, yaitu “kapan hamilnya?”, “Sudah isi apa belum?” “kok belum hamil juga?” , apa anda ingat dengan pertanyaan tersebut? Atau anda pernah menanyakannya juga kepada teman atau kerabat anda? , kalau saya boleh menyarankan kepada anda, stop bertanya demikian kepada orang lain, atau tak perlu anda hiraukan apabila ada teman, kerabat, atau tetangga anda yang bertanya seperti itu kepada anda!, Kenapa? Karena mereka tidak memiliki hak untuk mengatur fungsi alami tubuh anda. Bagi anda yang saat ini sering mendengar dan menemukan orang orang yang bertanya demikian, saya bisa merasakan betapa tertekannya anda.. kondisi mental anda yang tertekan seperti ini merupakan sebuah stress bagi tubuh-fikiran anda, dan ingat pula, hali ini akan direspon oleh tubuh kita dengan memproduksi hormon kortisol, setelah penjelasan pada paragraf diatas, saya yakin pasti anda sudah memahami bagaimana efek hormon tersebut terhadap organ reproduksi anda dan cita cita anda untuk segera memiliki keturunan!</p>
<p>membaca lebih lanjut artikel dan join workshopnya ini klik <a href="../menterapi-kemandulan-pasangan-dengan-hipnoterapi/">http://www.mind-reprogramming.com/menterapi-kemandulan-pasangan-dengan-hipnoterapi/</a></p>
<p>Salam bahaga,</p>
<p>dr. Rahmat Yanuardi</p>
<p>Senior Trainer School of Mind Reprogramming</p>
<p>Certified Consulting Hypnosis</p>
<p>HypnoBirthing ChildBirth Educator</p>
<p>HypnoBirthing Fertility Consultant</p>
<p>Quantum Awareness Healer</p>
<p>www.rahmatyanuardi.com<br />
www.mind-reprogramming.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/menterapi-kemandulan-pasangan-dengan-hipnoterapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Efektifkah meminta maaf pada hari Raya &#8211; EgoState Therapy</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/efektifkah-meminta-maaf-pada-hari-raya-egostate-therapy/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/efektifkah-meminta-maaf-pada-hari-raya-egostate-therapy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 08:41:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Amini]]></category>
		<category><![CDATA[Batin]]></category>
		<category><![CDATA[Dimana]]></category>
		<category><![CDATA[Ego State Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[egostate therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[hipnosis]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapi]]></category>
		<category><![CDATA[hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[Ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Law Of Attraction]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Luar Biasa]]></category>
		<category><![CDATA[Luka]]></category>
		<category><![CDATA[Maka]]></category>
		<category><![CDATA[Mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Masing]]></category>
		<category><![CDATA[Nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[Rejeki]]></category>
		<category><![CDATA[Saling]]></category>
		<category><![CDATA[Sangat]]></category>
		<category><![CDATA[Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Tulus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1465</guid>
		<description><![CDATA[Antonius Arif Master Beyond Hypnosis 1st EgoState Therapy Trainer in Asia School of Mind Reprogramming www.mind-reprogramming.com Sebentar lagi lebaran tiba, hari kemenangan untuk para saudara-saudara kita atas melawan segala nafsu telah berhasil dilewati. Dan saat yang ditunggu-tunggu adalah saat bersilaturahmi untuk meminta maaf lahir dan batin. Selain menunggu saatnya untuk meminta maaf maka yang paling [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Antonius Arif</strong><br />
Master Beyond Hypnosis<br />
1<sup>st</sup> EgoState Therapy Trainer in Asia<br />
School of Mind Reprogramming<a href="../"><br />
www.mind-reprogramming.com</a></p>
<p>Sebentar lagi lebaran tiba, hari kemenangan untuk para saudara-saudara kita atas melawan segala nafsu telah berhasil dilewati. Dan saat yang ditunggu-tunggu adalah saat bersilaturahmi untuk meminta maaf lahir dan batin. Selain menunggu saatnya untuk meminta maaf maka yang paling asyik ditunggu adalah makan ketupat  hmm yumieee</p>
<p>Meminta maaf dihari yang fitri ini bukan hanya dilakukan satu kali ini saja, ini sudah jadi tradisi setiap tahun bahwa para saudara dan tetangga akan saling mendatangi ke tempat masing-masing dengan suasana yang luar biasa indahnya. Ada satu hal yang sangat patut ditiru dari saudara-saudara kita ini, yaitu permintaan maaf lahir dan batin. Ini adalah suatu hal yang patut dicontoh. Permintaan maaf dengan hati yang tulus maka kedepan akan cemerlang dan cerah. Ini juga sebagai landasan dari hukum Law of Attraction. Semakin tidak ada yang menghalangi atau sebagai beban masa lalu maka rejeki yang halal akan mengalir luar biasa. Tentunya, kita semua meng-amini itu.</p>
<p>Saya tergoda untuk mengulas apakah Meminta maaf saat hari Raya Idul Fitri itu efektif dan mampu menghapus segala “luka” yang terjadi dimasa lalu? Saya membahas ini dari sisi EgoState Therapy. EgoState therapy ada hal yang dinamakan sebuah state atau sebuah kondisi. Di NLP juga dibahas mengenai state ini. State “luka” baru bisa tersembuhkan bila state “luka” tersebut tercollapsing dengan state yang benar-benar resourcefull dan penuh dengan acceptance &amp; state yang “suci dan tulus” bila membahas dari sisi NLP atau dari sisi EgoState adalah state “luka” tadi mengekspresikan rasa luka tersebut kepada orang yang menyebabkan luka tersebut terjadi. Dimana orang yang menyebabkan luka itu, kita sebut introject.  Proses setelah mengekspresikan “luka”nya dilanjutkan dengan me-removal lukanya atau melepaskan luka tersebut. Luka dilepaskan bisa dengan menggunakan proses Forgiveness atau bisa juga menggunakan metode lainnya. Setelah proses “luka” dilepaskan maka perlu dilakukan me-relief atau menyembuhkan state “luka” tadi dengan state yang lebih dewasa dan mau mengasuh. Dan ini bisa didapat dari sikap welas asih kita yang besar atau bisa didapat dari Introject yang meminta maaf tadi.</p>
<p>Setelah mengetahui proses diatas, apakah berarti proses meminta maaf saat hari raya itu efektif? Coba kita amati bersama-sama. Saat ada seseorang yang datang ke rumah kita mungkin orang tersebut telah membuat kita terluka, lalu saat itu state sang tuan rumah lagi dalam state “senang” dan orang tersebut meminta maaf, apakah langsung emosi tersebut hilang? Ada tiga kemungkinan yang terjadi yaitu: <strong>satu</strong>, state orang yang “senang” tadi saat melihat orang yang berbuat kesalahan sama dia lalu dia berubah statenya menjadi state “luka” lalu dia akan mengamati proses apakah orang ini mau membuat luka lagi atau benar-benar tulus meminta maaf? Disini ada peranan penting dari orang yang meminta maaf atau introject, bila orang tersebut tidak benar-benar menunjukan ketulusannya maka state tersebut tidaklah sembuh. Apalagi state orang tersebut lagi state “senang” atau state “makan ketupat” J.  Kemungkinan <strong>kedua</strong>, orang tersebut lagi ramai karena banyak yang sedang meminta maaf dan state “luka” yang satu dengan “luka” yang lain pastinya bisa jadi adalah state yang berbeda. Sehingga saat state “luka” yang satu muncul dan baru proses memaafkan kemudian ada tamu yang lain datang dan muncul state “luka” yang lain ke 2 atau jangan-jangan belum sempat shifting ke state ke berikutnya. Maka proses mengekspresikan, merelease (melepaskan) dan merelief (menyembuhkan) lukanya belum sempurna dan kadang muncul lagi tamu yang berikutnya. Maka proses healing “luka”nya tidaklah sempurna.</p>
<p>Atau proses <strong>ketiga </strong>orang tersebut dengan sabar datang saat kondisi lagi sepi, baru introject (orang yang punya salah) datang dan saat itu state tuan rumah akan berubah dan bisa kita manfaatkan untuk tuan rumah mengungkapkan kekesalannya selama ini. Hati-hati saat melakukan ini, karena bisa jadi state “luka”nya suka tercampur dengan state “pengasih”nya kadang ini yang suka muncul orang jadi konflik disatu pihak mau memaafkan tetapi dipihak lain masih kesel. Jadi tamu (introject) memasang state menerima dan penyesalan yang sebesar-besarnya. Lalu saat tuan rumah sudah mengungkapkan kekesalannya maka proses ekspresi selesai, lalu dilanjutkan introject (tamu) meminta maaf sebesar-besarnya. Yang terpenting tatap matanya dan nyatakan dengan tulus. (Jangan memunculkan mata kebencian kalau perlu dilatih di depan kaca) lalu akui segala kesalahan kita dan proses release emosi dan relief menyembuhkan lukanya selesai. Untuk memperkuat proses penyembuhan, bisa dimanfaatkan dengan berdoa bersama karena saat berdoa tersebut, Higher self atau Bijaksana muncul dan bisa melakukan proses relief dengan baik. Ini harus dilakukan sesegera mungkin dan hindari kecampur dengan state lain yang mengurangi kesembuhkan state “luka” ini. So, Minal Aidzin Wal Faidzin tahun ini pasti lebih afdol dan lebih cemerlang. Sukses untuk anda dan mohon maaf lahir dan batin</p>
<p><strong>Tips Meminta maaf yang Afdol:</strong></p>
<ol>
<li>Cari situasi agak sepi dan longgar</li>
<li>Pancing orangnya untuk mengatakan apa yang membuat dia kesal dan marah sama kita.</li>
<li>Tatap matanya dan ungkapkan permintaan maaf yang tulus</li>
<li>Setelah orang tersebut lega, segera tutup dengan DOA.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/efektifkah-meminta-maaf-pada-hari-raya-egostate-therapy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Detoksifikasi dan Rehabilitasi Narkoba versi Hypnotherapi.</title>
		<link>http://www.mind-reprogramming.com/detoksifikasi-dan-rehabilitasi-narkoba-versi-hypnotherapi/</link>
		<comments>http://www.mind-reprogramming.com/detoksifikasi-dan-rehabilitasi-narkoba-versi-hypnotherapi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 07:25:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antonius</dc:creator>
				<category><![CDATA[hypnotherapy & Ego state therapy]]></category>
		<category><![CDATA[21 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Ajak]]></category>
		<category><![CDATA[Ashr]]></category>
		<category><![CDATA[Associate Trainer]]></category>
		<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Certified Consulting]]></category>
		<category><![CDATA[Childbirth Educator]]></category>
		<category><![CDATA[Fertility Consultant]]></category>
		<category><![CDATA[Hanya]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotist]]></category>
		<category><![CDATA[Karena]]></category>
		<category><![CDATA[Laki Laki]]></category>
		<category><![CDATA[Namun]]></category>
		<category><![CDATA[Panti]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Putaw]]></category>
		<category><![CDATA[Rehabilitasi Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Sangat]]></category>
		<category><![CDATA[Sulit]]></category>
		<category><![CDATA[Usia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mind-reprogramming.com/?p=1445</guid>
		<description><![CDATA[Detoksifikasi dan Rehabilitasi Narkoba versi Hypnotherapi. oleh: dr. Rahmat Yanuardi Senior Associate Trainer of  School of Mind-reprogramming Director of Al Ashr Mind Institute Certified Consulting Hypnotist from NGH HypnoBirthing Childbirth Educator HypnoBirting Fertility Consultant Quantum Awareness Healing Practitioner Certified Hypnotherapist from IBH Intake preview : Klien saya kali ini adalah seorang pecandu narkoba jenis putaw [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Detoksifikasi dan Rehabilitasi Narkoba versi Hypnotherapi.</p>
<p>oleh:<br />
<strong>dr. Rahmat Yanuardi</strong><br />
Senior Associate Trainer of  School of Mind-reprogramming<br />
Director of Al Ashr Mind Institute<br />
Certified Consulting Hypnotist from NGH<br />
HypnoBirthing Childbirth Educator<br />
HypnoBirting Fertility Consultant<br />
Quantum Awareness Healing Practitioner<br />
Certified Hypnotherapist from IBH</p>
<p><strong>Intake preview</strong> :<br />
Klien saya kali ini adalah seorang pecandu narkoba jenis putaw suntik, sebut saja dia Narko, Narko adalah seorang laki laki yang telah menggunakan narkoba sejak umur 17 tahun, saat ini beliau berumur 27 tahun. Dari umur 17 tahun, narko menggunakan putaw sampai umur 21, sempat direhabilitasi dan bebas putaw  hingga 2 bulan sebelum datang kepada saya, karena 2 bulan ini narko mulai menggunakan putaw kembali, pengaruh stress dan lingkungannya, serta masih adanya dorongan untuk memakai putaw dalam diri narko.</p>
<p>Motivasi narko untuk berhenti menggunakan putaw adalah dia akan menikah dengan seorang perempuan yang mendukungnya untuk berhenti menggunakan putaw, narko terlihat sangat ingin berhenti, sebagai tanda cintanya kepada calon istrinya tersebut. (inilah salah satu bukti kekuatan cinta&#8230;).</p>
<p>Dari hasil interview, diketahui bahwa narko pertama kali menggunakan putaw karena di ajak oleh dua orang saudara sepupunya, dengan sedikit paksaan dari kedua sepupunya akhirnya narko mau mencoba barang haram tersebut, semenjak itu narko mulai terjerat putaw. Memasuki usia 21 tahun narko dikirim ke panti rehabilitasi dan beliaupun dapat pulih dengan baik namun tidak hanya itu, narko dan orang tuanya pun pindah rumah sehingga hubungan dengan kedua sepupunya itu pun terputus.</p>
<p>Dua bulan terakhir ini, narko kembali menemukan sebuah komunitas di kantornya yang menggunakan putaw, kembali awalnya hanya mencoba, namun lagi lagi narko terjerat, dan merasa sulit untuk keluar dari jeratan itu. Terakhir kali narko menggunakan putaw adalah empat hari sebelum datang kepada saya, “tubuh saya mulai terasa dingin dan nyeri..” ujar narko, “ya dan agak gemetaran ya..?” tanya saya.</p>
<p>Sebelum memulai sesi therapi, saya bertanya kepada narko “mas narko, saya pengen tau, seberapa kuat niat mas narko untuk berhenti pakai putaw..” narko menjawab, “saya sangat ingin berhenti dok, rasa sakit dan dingin ini yang bikin saya ngga kuat nahan untuk pakai putaw lagi.. mohon bantu saya dok, demi keluarga dan diri saya nanti&#8230;” mata narko mulai memerah dan air mata mulai menggenang.. “baik, saya harus tanyakan ini.. karena niat kuat anda adalah modal untuk dapat terlepas dari putaw..”, imbuh saya.</p>
<p><strong>Sesi Therapi :<br />
</strong>Sebagai langkah awal saya menggunakan metode Ego State Therapi, untuk meredakan konflik internal dari ego nya narko yaitu; ego yang menginginkan berhenti memakai putaw dan ego yang mendorong untuk menggunakan putaw. Setelah melalui induksi ringan, saya mulai meminta izin kepada narko untuk dapat berbicara dengan ego yang mendorongnya untuk menggunakan putaw, demikian kutipannya :</p>
<p><strong>RY :</strong> “ baik, narko saya mohon izin kepada anda, untuk dapat berbicara kepada bagian dari diri anda, yaitu perasaan yang mendorong anda untuk terus menggunakan putaw&#8230; apa saya diizinkan&#8230;?”<br />
<strong>Narko :</strong> “ya..”</p>
<p><strong>RY :</strong> “baik, untuk lebih mudah, ada baiknya bila perasaan yang terus mendorong anda untuk menggunakan putaw ini diberi nama.. kira kira menurut anda siapa namanya..?” Narko : “ipung&#8230;”</p>
<p><strong>RY :</strong> “baik, boleh sekarang saya bicara dengan ipung..?”<br />
<strong>Narko :</strong> “boleh..”</p>
<p><strong>RY :</strong> “ipung, terimakasih sudah hadir, dan mengizinkan saya untuk bicara dengan anda” <strong>Narko (ipung) :</strong> menganggukan kepala.</p>
<p><strong>RY :</strong> ipung, kalau boleh saya tau, kira kira apa keuntungan buat kamu kalo narko kembali menggunakan putaw?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> diam sesaat.. lalu menggelengkan kepalanya.</p>
<p><strong>RY :</strong> “maksud ipung, ipung ngga mendapatkan keuntungan apapun bila Narko menggunakan putaw?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> mengangguk.</p>
<p><strong>RY : </strong>“kalau begitu, apa untungnya bagi narko, bila kamu berhasil membuat narko menggunakan putaw?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> “nyaman..”</p>
<p><strong>RY :</strong> “Ooo&#8230; nyaman, lalu apa yang terjadi bila narko tidak menggunakan putaw?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> “dia kesakitan..”</p>
<p><strong>RY :</strong> “lalu apa kaitannya dengan ipung?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> “kasihan.. kasihan..” dan dari sudut matanya mulai mengalir air mata.</p>
<p><strong>RY :</strong> “Aah.. saya paham sekarang.. ipung mendorong narko untuk menggunakan putaw karena kasihan melihat kondisinya narko?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> menganggukan kepala.</p>
<p><strong>RY :</strong> “Hmm.. sebenernya maksud kamu baik ya..” lalu disambut anggukan Narko (ipung).<br />
<strong>RY :</strong> “kalo boleh dijelaskan lagi, maksud baiknya kamu ke narko itu apa sih?”<br />
<strong>Narko (ipung) : </strong>“supaya ngga kesakitan.. kasihan.. kasihan..” kembali air mata mengalir.</p>
<p><strong>RY :</strong> “ipung, anda tau ngga kalau putaw yang dikonsumsi narko itu berbahaya bagi tubuh dan masa depannya narko?”.<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> menganggukan kepala, lalu kembali meneteskan air mata.</p>
<p><strong>RY : </strong>“apa ipung sayang sama narko, dan mau membantu narko?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> menganggukan kepala.</p>
<p><strong>RY :</strong> “apa ipung punya cara atau ide bagaimana untuk menolong narko?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> diam sejenak, lalu menggelengkan kepala.</p>
<p><strong>RY :</strong> “kalau saya bantu kasih ide atau saran.. boleh?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> mengangguk.</p>
<p><strong>RY : </strong>“gimana, kalo saat narko mulai merasa sakit, ipung hadirkan lagi rasa saat narko memakai putaw.. inget rasanya ya&#8230; bisa bantu narko utk inget rasanya ngga pung? Jadi rasa yang muncul dibadan seperti narko sudah memakai putaw”<br />
<strong>Narko (ipung) : </strong>“inget..”</p>
<p><strong>RY :</strong> “ide nya diterima ngga pung ?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> menganggukan kepala.</p>
<p><strong>RY :</strong> “terus, kamu tau ngga pung sebenernya badan kita punya putaw alami lho.. namanya endorfin.. namanya aja mirip ya sama morfin.. nah saat narko mulai gelisah kesakitan ipung bisa bantu supaya badannya narko utk mengeluarkan endorfin, yaitu bawa narko ke perasaan yang tenang dan bahagia, semakin tenang semakin bahagia, semakin banyak endorfin yang di bikin sama tubuhnya narko..”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> menganggukan kepala.</p>
<p><strong>RY : </strong>“anda bisakan membantu narko untuk lebih tenang dan bahagia, supaya endorfinnya meningkat dan narko menggunakannya sebagai  pengganti putaw ?”<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> Menganggukan kepala.</p>
<p><strong>RY :</strong> “nah, ipung kamu bersedia menerima tugas baru untuk membantu narko? “<br />
<strong>Narko (ipung) :</strong> Menganggukan kepala.</p>
<p><strong>RY :</strong> “baik terima kasih ipung silahkan anda istirahat, dan sekarang saya berbicara dengan Narko, Terimakasih narko sudah mau hadir, Narko apa kamu sudah tau tugas barunya ipung?”<br />
<strong>Narko :</strong> “iya..”</p>
<p><strong>RY : </strong>“apa kamu menerima ipung dengan tugas barunya?”<br />
<strong>Narko : </strong>“iya..”</p>
<p><strong>RY :</strong> “baik, karena ipung sudah punya tugas baru, alangkan baiknya bila ipung juga dibri nama baru yang lebih baik, kira kira siapa nama penganti buat ipung?<br />
<strong>Narko : </strong>diam sejenak lalu berkata “Budi&#8230;”</p>
<p><strong>RY :</strong> “budi? Baik, terimakasih narko, sekarang saya bicara dengan ipung, terima kasih ipung sudah hadir kembali, ipung sekarang nama anda diganti dengan yang lebih baik yaitu budi, apa anda menerima nama baru anda?”<br />
<strong>Narko (ipung/Budi) :</strong> menganggukan kepala&#8230;</p>
<p>Dari sana, ipung yang berganti nama menjadi budi diperkenalkan kepada ego si bijak dan ego si tenang untuk menemani budi dalam melaksanakan tugasnya, ketiganya bersatu dan bekerja sama untuk membantu narko, tidak lupa, budi, si bijak dan si tenang juga  diperkenalkan dengan ego yang mengajak narko untuk berhenti memakai putaw yang di beri nama si sehat oleh narko, untuk bersama sama melindungi tubuh narko dari dampak putaw, dan membantu narko untuk memulihkan tubuhnya untuk menjadi lebih sehat, lebih tenang dan lebih bahagia.</p>
<p>Langkah berikutnya saya melanjutkan ke metode hypnotherapi dengan menggunakan tekhnik mind-body connection, tekhnik ini adalah sebuah tekhnik yang membangun komunikasi antara pikiran dengan tubuh, sehingga tubuh merespon komunikasi dengan pikiran  dengan cara bereaksi dan bekerja sesuai dengan program yang ada dalam pikiran.</p>
<p>Pada tahap ini saya menggunakan cahaya imajiner yang bermula pada “sebuah ruangan yang ada di tengah kepala” dan layaknya progressive relaxation, cahaya imajiner itu menyebar keseluruh tubuh. Lalu saya minta narko untuk merasakan seluruh tubuhnya, lalu seolah  olah berbicara kepada tubuhnya saya ajak narko untuk meminta maaf kepada tubuhnya, menghargai setiap usaha tubuhnya utk mengingatkan narko untuk meninggalkan putaw, mengungkapkan betapa  narko menyayangi tubuhnya, dan menerima tubuhnya secara apa adanya tanpa syarat, lalu berdo&#8217;a untuk kesehatan tubuhnya. 	Tidak lupa, saya mengajak narko untuk merasakan keberadaan tubuhnya sampai kebagian yang terkecil, untuk mengeluarkan segala apa yang membahayakan tubuh, membuang segala racun yang tersimpan di tiap tiap sel, ya saya minta tubuhnya untuk melakukan auto detoksifikasi dan dengan kompensasi banyak minum air putih untuk mendukung proses auto detoksifikasi tersebut.</p>
<p>Setelah itu saya hadirkan <strong>Waterfall technique</strong> untuk membersihkan sisa sampah mental, dan sisa sampah sensasi fisik yang ada, untuk menjamin kebersihan mental maupun fisik narko. Lalu di sesi hypnotherapi saya tutup dengan anchor state pada saat di hypnotherapi dan post hypnotic suggestion.</p>
<p>Setelah membuka mata, saya minta narko untuk merasakan kembali kondisi dan perasaannya saat ini (yang tampak segar, tenang dan bahagia), sebagai sentuhan akhir saya gunakan <strong>Amplifying Step</strong>, yaitu perasaan dan kondisi positifnya saat ini diperbesar, diperkuat dan disebarkan keseluruh tubuh untuk hasil yang lebih memuaskan. Oh iya calon istrinya tersenyum campur bingung melihat perubahan di wajah dan gestur tubuh calon suaminya. Dan itu bonus buat saya. <img src='http://www.mind-reprogramming.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mind-reprogramming.com/detoksifikasi-dan-rehabilitasi-narkoba-versi-hypnotherapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

